Apa Itu Altcoin? Cek Jenis & Daftar Altcoin terbaik

Imanuel Kristianto

01 September 2022

Apa Itu Altcoin? (Foto: 123rf)
Apa Itu Altcoin? (Foto: 123rf)

Perkembangan teknologi dari masa ke masa membuat dunia investasi juga ikut berkembang, termasuk pasar kripto. Saat ini, sudah ada lebih dari 10.000 mata uang kripto yang diperjualbelikan di seluruh di dunia melalui berbagai macam platform digital. 

Selain mata uang kripto utama, seperti halnya bitcoin, ada juga jenis mata uang kripto lainnya yang diperdagangkan secara global. Salah satunya adalah altcoin, aset yang juga sedang naik daun di dunia aset kripto.

Sama seperti bitcoin, altcoin adalah instrumen investasi yang bisa kamu coba di dunia pasar kripto. Namun, sebelum berinvestasi di instrumen kripto yang satu ini, kenali dulu apa itu altcoin dengan membaca penjelasan berikut.

Baca juga: Apakah Kripto Halal sebagai Jenis Instrumen Investasi?

Apa Itu Altcoin?

apa itu altcoin
Apa itu altcoin? (123rf)

Altcoin merupakan gabungan dua kata, yaitu "alt" dan "coin" yang berarti alternatif untuk bitcoin. Mata uang kripto yang satu ini diluncurkan setelah bitcoin sukses menjadi instrumen populer di dunia investasi. Istilah ini juga mengacu pada semua mata uang kripto selain bitcoin.

Jenis koin yang diluncurkan pada 2011 ini awalnya dihadirkan untuk meningkatkan aspek bitcoin, seperti halnya kecepatan transaksi atau efisiensi energi. Jenis mata uang kripto tersebut pertama kali dikembangkan pada blockchain yang sama dengan bitcoin.

Altcoin pertama bernama namecoin, yaitu bagian integral sejarah altcoin yang menunjukkan adanya ruang yang cukup di pasar kripto untuk lebih dari satu jenis koin. Lambat laun, banyak altcoin yang mencoba menghadirkan beragam keunggulan kompetitif untuk bersaing melawan bitcoin.

Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengunjungi pasar kripto. Jenis koin ini diperjualbelikan dengan dua jenis sistem, yaitu sistem terpusat (sentralisasi) dan terdesentralisasi, bergantung pada jenis altcoin yang disediakan oleh crypto exchange.

Sebagian besar bursa atau pasar kripto biasanya mencegah pembelian altcoin dengan mata uang fiat. Sebagai gantinya, kamu bisa membelinya dengan acuan USDT, BTC, ETH atau juga bisa menukarkannya dengan altcoin lainnya.

Karena berasal dari bitcoin, maka harga altcoin sering kali mengikuti pergerakan harga mata uang bitcoin. Meski begitu, banyak analis yang mengatakan bahwa kematangan ekosistem investasi di mata uang kripto dan perkembangan pasar baru membuat jenis koin ini akan menjadi lebih independen sehingga tidak terus bergantung pada pergerakan harga bitcoin. 

Sebelum memahami kinerja altcoin, kamu sebaiknya memahami terlebih dulu kinerja teknologi blockchain karena pada dasarnya, kinerja altcoin hampir sama dengan kinerja bitcoin yang beroperasi dengan teknologi blockchain

Baca juga: Jenis Mata Uang Kripto yang Bisa Kamu Beli di Indonesia

Apa Perbedaannya dengan Bitcoin?

perbedaan alt coin dan bitcoin
Perbedaan altcoin dan bitcoin (123rf)

Meski altcoin adalah turunan dari bitcoin, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Mulai dari pengertian, harga, sampai jangka waktu investasinya. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

1. Berdasarkan pengertiannya

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, altcoin merupakan alternatif dari bitcoin yang menawarkan fitur lain yang tidak ada pada bitcoin sehingga dianggap lebih efisien dibandingkan bitcoin. Sayangnya, masih banyak altcoin yang beredar dengan desain berdasarkan framework yang terdapat pada bitcoin.

Sementara itu, bitcoin adalah mata uang digital yang berfungsi sebagai alat pembayaran potensial untuk menjadi instrumen investasi. Mata uang kripto yang diluncurkan pada 2009 ini awalnya ditujukan untuk transaksi online tanpa perantara seperti bank. Orang-orang yang memiliki bitcoin bisa menukarnya dengan barang ataupun uang tunai sehingga nilai mata uang ini makin lama makin naik.

2. Berdasarkan harganya

Aspek inilah yang paling signifikan dari kedua jenis mata uang kripto tersebut. Harga bitcoin cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan altcoin. Itulah sebabnya, saat harga bitcoin mengalami kenaikan, altcoin dapat menjadi alternatif yang diperlukan oleh para investor.

Baca juga: Apakah Kripto Halal sebagai Jenis Instrumen Investasi?

3. Berdasarkan jangka waktu investasinya

Para analis menilai bahwa altcoin lebih cocok untuk dijadikan sebagai instrumen investasi jangka pendek, terutama untuk jenis tron. Hal ini disebabkan oleh tron bukan merupakan jenis koin yang memiliki fundamental baik dan belum cukup populer sehingga masih sedikit orang yang menggunakannya untuk bertransaksi.

Sementara itu, bitcoin merupakan instrumen yang cocok untuk investasi jangka panjang karena tingkat keuntungan yang ditawarkannya cukup menjanjikan, proses transaksinya lebih praktis, dan biaya penggunaannya cenderung lebih murah ketimbang mata uang konvensional.

Baca juga: Pengertian Cryptocurrency dan Risiko Investasi di Dalamnya

Jenis-Jenis Altcoin

alt coin
Jenis altcoin (123rf)

Ada beberapa jenis altcoin yang beredar di pasaran, bergantung pada kinerja dan tujuannya. Berikut ini adalah jenis-jenis altcoin utama yang biasa diperjualbelikan di pasar kripto.

1. Stablecoin

Jenis altcoin ini dirancang khusus untuk mengikuti harga aset lain. Mayoritas stablecoin terbesar dipatok ke dolar AS dan cenderung mengikuti nilainya. Karena stablecoin ditujukan untuk mempertahankan nilai aset yang sama, jenis altcoin ini biasanya digunakan untuk menabung atau mengirim uang.

2. Mining-based

Sesuai dengan namanya, jenis altcoin ini menggunakan sistem penambangan untuk memverifikasi transaksi dan menambahkan lebih banyak koin. Mekanismenya dimulai dengan cara menggunakan perangkat untuk memecahkan persamaan matematika sehingga penambang pertama yang menyelesaikan persamaan akan memverifikasi blok transaksi. Orang inilah yang akan menerima hadiah kripto. 

3. Staking-based

Proses verifikasi pada mata uang kripto ini dilakukan dengan cara staking (mempertaruhkan). Pemegang mata uang kripto ini bisa memilih mempertaruhkan koin mereka dan menjanjikan koin-koin tersebut untuk digunakan dalam proses transaksi.

Baca juga: Apa Itu Aset? Pahami Pengertian, Jenis-Jenis, dan Manfaatnya!

Daftar Altcoin Terbaik

altcoin terbaik
Altcoin terbaik (123rf)

Berikut ini adalah daftar altcoin terbaik yang bisa dijadikan sebagai pilihan dalam berinvestasi di instrumen aset kripto:

  1. Ethereum, yaitu sistem blockchain open-source yang terdesentralisasi dan menampilkan mata uang kriptonya, Ether.
  2. Litecoin, yaitu jenis mata uang kripto yang dijadikan sebagai mata uang digital peer-to-peer (P2P) dan menghasilkan blok baru (yang membentuk blockchain) secara lebih cepat. Dengan altcoin jenis ini, kamu bisa bertransaksi lebih cepat tanpa memerlukan sistem komputasi yang powerful.
  3. NEO, yaitu mata uang kripto yang diluncurkan pada 2014 oleh Da Hongfei di China. Jenis altcoin ini adalah mata uang terbesar yang muncul di China. Serupa dengan Ethereum, NEO juga merupakan platform yang didesain untuk mengembangkan aplikasi terdesentralisasi, kontrak pintar, dan ICOs. Itulah sebabnya, altcoin ini sering juga disebut “Chinese Ethereum”.
  4. Cardano (ADA), yaitu mata uang kripto yang diluncurkan pada 2017 oleh oleh Charles Hoskinson, salah satu co-founder Ethereum. Beberapa keunggulan Cardano terletak pada platform untuk Dapps dan kontrak pintar yang ditawarkannya, serta peningkatan teknologi yang lebih canggih dibandingkan dengan Ethereum dan blockchain lainnya.
  5. EOS, yaitu altcoin baru dari Initial Coin Offering (ICO) yang diluncurkan pada Juni 2017. Mata uang kripto ini diciptakan oleh Dan Larimer selaku pendiri tempat trading cryptocurrency Bitshares dan situs blogging blockchain-based Steemit.
  6. DASH, yaitu mata uang kripto yang diluncurkan pada 2014 oleh Evan Duffield dan merupakan turunan dari Litecoin. Jenis altcoin ini menjadi cukup populer karena menawarkan banyak fitur yang lebih baik dibandingkan dengan bitcoin.

Demikianlah penjelasan mengenai altcoin yang perlu kamu pahami. Karena altcoin adalah instrumen investasi yang cukup rumit, maka kamu perlu teliti saat menggunakannya sebagai aset dalam berinvestasi. 

Jika kamu ingin berinvestasi secara mudah, kamu bisa menggunakan aplikasi BMoney dan mengalokasikan dana untuk berinvestasi mulai dari Rp10 ribu saja.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!