CAGR adalah: Rumus, Pengertian, Jenis, & Kelebihannya

Imanuel Kristianto

26 September 2022

Pengertian CAGR (Foto: 123rf)
Pengertian CAGR (Foto: 123rf)

CAGR adalah singkatan dari Compound Annual Growth Rate, yaitu tingkat pertumbuhan tahunan yang dapat dilihat dari suatu investasi jangka panjang atau lebih dari setahun. Kata compound dalam istilah ini digunakan dengan mengacu pada perolehan keuntungan yang sifatnya berlipat ganda atau majemuk.

 

Semua investor tentu menginginkan tingkat pengembalian investasi yang tinggi. Nah, kinerja pertumbuhan keuntungan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan rumus CAGR. Untuk lebih jelasnya, simak apa itu CAGR, pentingnya CAGR dalam berinvestasi saham, beserta kekurangan dan kelebihannya.

Baca juga: Cara Membaca Grafik Saham yang Tepat untuk Investor Pemula

Apa Itu CAGR?

Compound Annual Growth Rate atau CAGR adalah istilah yang sering digunakan untuk menilai kinerja suatu investasi, salah satunya investasi saham. Istilah ini sering juga disebut dengan laju pertumbuhan majemuk, yakni parameter yang digunakan untuk memastikan pertumbuhan saham dalam jangka waktu tertentu, idealnya lima tahun.

Dengan mengetahui laju pertumbuhan saham pada suatu periode, investor akan lebih memahami bahwa CAGR investasi saham yang dilakukan berada pada persentase tertentu, apakah itu melambung atau justru biasa saja.

Hal tersebut perlu dilakukan untuk membandingkan kinerja investasi dari masa ke masa dan juga membandingkan progres investasi yang dilakukan pada suatu saham dengan saham lain yang ada di sektor yang sama.

Misalnya, kamu berinvestasi pada suatu saham di sektor perbankan. Dengan menghitung rumus CAGR, maka kamu akan mengetahui apakah tingkat keuntungan saham yang dipilih berada di peringkat atas, tengah, atau bawah dalam sektor industri tersebut.

Pada dasarnya, CAGR adalah rumus yang digunakan untuk menilai suatu pertumbuhan majemuk saham. Hal ini diperlukan karena saham tidak hanya tumbuh berdasarkan bunga yang diperoleh atas pokok pinjaman, tapi juga berdasarkan bunga yang kemudian dijadikan sebagai tambahan dana dalam penanaman modal atau saham di suatu perusahaan. 

Dengan kata lain, seorang investor tidak hanya mendapat keuntungan dari bunga pokok, tapi juga dari bunga atas bunga pokok tersebut. Inilah yang disebut sebagai bunga majemuk atau dikenal juga dengan istilah compound interest, yakni bunga yang membedakan saham dengan tabungan biasa.

Baca juga: Ketahui Jenis-Jenis Saham dengan Dividen Terbesar Berikut Ini!

Pentingnya CAGR dalam Investasi Saham

pentingnya CAGR
Pentingnya CAGR dalam investasi saham 

CAGR sangat penting untuk diperhitungkan karena berfungsi sebagai parameter untuk menentukan pertumbuhan bisnis suatu perusahaan dan tingkat keuntungan yang bisa diperoleh investor dalam penanaman modal di perusahaan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan atau pentingnya CAGR dalam investasi saham yang perlu kamu ketahui.

Baca juga: Cara Kerja Saham sebagai Instrumen Investasi dan Trading

1. Melacak Kinerja Bisnis

Dengan menggunakan indikator CAGR, perusahaan dapat menilai apakah suatu bisnis telah memberikan performa yang baik dan sesuai dengan rencana bisnis atau tidak.

Misalnya, dalam waktu lima tahun, perusahaan A memiliki CAGR sebesar 1,8% dengan tingkat kepuasan pelanggan sebesar 0,5%. Berdasarkan persentase tersebut, dapat diketahui apa saja kelemahan dan kelebihan perusahaan A sehingga investor layak untuk meneruskan penanaman modal di perusahaan tersebut.

2. Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Kompetitor

Selain lebih memahami kinerja bisnis yang dijalankan, perusahaan juga bisa mengenal kelebihan dan kekurangan kompetitor di sektor industri yang sama dengan membandingkan tingkat CAGR pada aktivitas bisnis di perusahaan tersebut.

Misalnya, CAGR kepuasan pelanggan pada perusahaan A lebih rendah daripada CAGR di perusahaan B. Artinya, perusahaan A memiliki kelemahan dalam hal memuaskan pelanggan. Hal ini dapat dijadikan sebagai landasan untuk perusahaan B dalam membuat strategi bisnis terkait pemenuhan kebutuhan pelanggan.

Dengan demikian, menjadi penting bagi investor untuk menggunakan CAGR sebagai indikator dalam menentukan apakah investasi di suatu perusahaan perlu dilanjutkan karena memiliki tingkat keuntungan yang potensial atau justru sebaiknya dihentikan karena tidak memiliki prospek yang bagus di masa depan.

Kelebihan dan Kekurangan CAGR

kelebihan dan kekurangan CAGR
Kelebihan dan kekurangan CAGR

Baca juga: Apa itu Price to Book Value (PBV) dalam Investasi, Simak Penjelasannya

CAGR adalah rumus perhitungan investasi yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang bisa dimanfaatkan oleh investor antara lain:

  • Dapat membandingkan kinerja emiten paling bagus dilihat dari pertumbuhannya secara ekuitas; 
  • Membantu investor dalam menghitung pertumbuhan tahunan majemuk pada saham yang dipilih dengan menggunakan rumus yang sederhana; 
  • Memberikan gambaran pertumbuhan atau penurunan investasi dalam bentuk persentase.

 

Sementara itu, kekurangan yang mesti dipertimbangkan saat investor menjadikan CAGR sebagai indikator penting dalam berinvestasi adalah:

  • Meski terbilang sederhana, rumus CAGR sendiri dianggap tidak begitu akurat. Hal ini disebabkan oleh harga saham yang dinamis dan fluktuatif sehingga bisa saja terjadi kenaikan harga saham setelah dilakukan perhitungan CAGR;
  • CAGR adalah salah satu rumus yang sulit diterapkan pada saham yang tingkat fluktuasinya tinggi sehingga indikator tersebut hanya bisa digunakan sebagai gambaran saja, bukan spekulasi yang mendekati kebenaran.

Rumus dan Cara Menghitung CAGR

cara hitung CAGR
Rumus dan cara hitung CAGR

Baca juga: Tertarik Investasi, Ini Harga Saham BCA Per 1 Lot Terbaru

Untuk mengetahui CAGR adalah hal yang mudah dilakukan karena komponennya sangat mudah ditemukan. Berikut adalah rumusnya.

CAGR = (Nilai Akhir / Nilai Awal) ¹/ⁿ - 1

Nilai akhir merupakan nilai ekuitas perusahaan pada tahun terakhir investasi. Sementara itu, nilai awal merupakan nilai ekuitas emiten pada saat investor pertama kali berinvestasi. Jumlah tahun merupakan rentang waktu berapa lama investor melakukan investasi.

Misalnya, kamu melakukan investasi di perusahaan A selama lima tahun dan ingin menghitung CAGR-nya. Maka, kamu perlu mengetahui nilai ekuitas pada saat pertama kali membeli saham (nilai awal) dan nilai ekuitas pada akhir investasi. Sementara itu, rentang waktunya adalah 5.

Jika hasil perhitungannya sudah diperoleh dan kamu mendapati nilai CAGR positif, maka pertumbuhannya dapat dikatakan baik atau untung. Selain itu, kamu juga dapat melihat tingkat kinerja investasi di perusahaan tersebut dengan cara melihat apakah nilai ekuitas saham di perusahaan terpilih mengalami kenaikan tiap tahun atau tidak.

Fakta Penting tentang CAGR

fakta CAGR
Fakta CAGR

Selain mengetahui rumus dalam menghitung indikator CAGR, kamu sebagai investor juga perlu mengetahui hal-hal berikut.

  • Angka CAGR pada suatu perusahaan tidak selalu bersifat positif. Jika kinerja sebuah perusahaan mengalami penurunan, maka nilai ekuitasnya pun akan menurun sehingga angka CAGR bernilai negatif.
  • Angka yang diperoleh dari perhitungan CAGR ini hanya dapat digunakan sebagai gambaran atau petunjuk untuk memahami kinerja investasi dan bisa digunakan untuk membandingkan kinerja saham di satu emiten dengan emiten lainnya.
  • Rumus perhitungan CAGR hanya dapat digunakan untuk investasi dengan saham yang mampu menghasilkan bunga majemuk, seperti halnya reksa dana dan saham.
  • Kinerja perusahaan di masa lalu bisa berbeda dengan masa sekarang dan masa depan sehingga kemungkinan perusahaan mengalami penurunan kinerja dapat disebabkan oleh banyak faktor.

 

Baca juga: Pahami Apa Arti GTW, GTC, dan Amend Order dalam Dunia Investasi

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu CAGR, pentingnya CAGR dalam investasi saham, kelebihan dan kekurangannya, serta rumus yang bisa digunakan untuk menghitungnya.

Kesimpulannya, CAGR adalah indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi tingkat pengembalian saham di suatu perusahaan atau membandingkan kinerja perusahaan tersebut dengan perusahaan lain di sektor yang sama.

Untuk lebih memahami jenis-jenis instrumen investasi yang bisa kamu gunakan dalam memperoleh keuntungan seperti saham dan reksa dana, gunakan aplikasi investasi BMoney yang bisa diakses melalui Play Store dan App Store.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!