Expense Ratio adalah Indikator Penting dalam Reksa Dana

Imanuel Kristianto

16 Mei 2022

Pengertian Expense Ratio (123rf)
Pengertian Expense Ratio (123rf)

Masa depan yang penuh tantangan membuat banyak orang mulai melek investasi. Meski tidak langsung terjun ke dunia saham atau pasar modal, rata-rata masyarakat memulai investasi dari cara yang paling mudah dengan instrumen yang tingkat risikonya rendah.

Salah satu instrumen investasi yang tingkat risikonya rendah adalah reksa dana, yaitu wadah berisi himpunan dana dari banyak investor yang dikelola secara kolektif oleh manajer investasi. Jika kamu tertarik untuk memulai investasi reksa dana, ketahui dulu istilah expense ratio!

Baca juga: Reksadana Pasar Uang, Pilihan Investasi Menguntungkan untuk Pemula

Apa Itu Expense Ratio?

apa itu expense ratio
Apa itu expense ratio (123rf)

Expense ratio adalah beban operasi yang didapatkan dari jumlah perbandingan antara biaya operasional reksa dana terhadap total dana dalam periode setahun dengan rata-rata nilai aset bersih pada tahun tersebut.

Sederhananya, expense ratio reksa dana adalah hasil pembagian seluruh biaya yang digunakan oleh manajer investasi untuk mengelola reksa dana dengan rata-rata aset investasi dalam kurun waktu setahun. 

Istilah yang sering disebut rasio beban biaya ini merupakan gambaran operasional sekaligus gaji manajer investasi dan bank kustodian, beserta pajak pengelolaan reksa dana yang dinyatakan dalam bentuk persentase.

Rasio ini dijadikan sebagai indikator untuk menilai kinerja manajer investasi. Jika nilainya tidak terlalu tinggi, maka hal itu menandakan kinerja manajer investasi yang baik. 

Namun, jika persentasenya cukup tinggi, maka kemungkinan besar dana kelolaan yang dapat diputarkan ke dalam bentuk saham tergolong kecil sehingga manajer investasi memiliki tugas yang cukup berat untuk menarik keuntungan lebih besar dari nilai rata-rata return pasar.

Secara umum, expense ratio terbaik biasanya memiliki nilai di bawah 1 persen sampai mendekati nol. Rata-rata perusahaan besar akan berinvestasi pada instrumen reksa dana yang memiliki nilai expense ratio di atas 1 persen. 

Sementara itu, bisnis berskala kecil biasanya berinvestasi pada reksa dana dengan nilai expense ratio tidak melebihi 1,25 persen. Rasio beban biaya di atas angka tersebut mengindikasikan pengelolaan manajer investasi yang kurang profesional dan biaya yang cukup tinggi.

Baca juga: Investasi Reksadana, Definisi, Fungsi, dan Jenisnya

Perbedaan Expense Ratio dengan Management Fee

expense ratio dan management fee
Perbedaan expense ratio dan management fee (123rf)

Secara sekilas, mungkin banyak orang yang membandingkan antara expense ratio dengan management fee. Padahal, keduanya merupakan istilah yang memiliki perbedaan. 

Jika expense ratio adalah pembagian total biaya operasional dengan NAB, maka management fee adalah biaya jasa yang diberikan kepada manajer investasi karena sudah mengelola dana yang dihimpun dalam reksa dana. Dengan demikian, management fee juga merupakan biaya yang ikut dihitung dalam proses penghitungan expense ratio

Meski biaya yang harus dibayarkan investor reksa dana cukup banyak, biaya-biaya tersebut sebenarnya sudah masuk ke dalam penghitungan NAB sehingga investor reksa dana tidak perlu menghitungnya kembali secara terpisah.

Baca juga: Pengertian Reksadana yang Wajib Diketahui Investor Pemula

Cara Menghitung Expense Ratio

cara hitung expense ratio
Cara hitung expense ratio (123rf)

Setelah memahami apa itu expense ratio, saatnya kamu mengetahui cara menghitungnya. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melihat laporan keuangan milik manajer investasi dan mengecek pembaharuan prospektus reksa dana yang telah dipilih.

Berikut ini adalah rumus perhitungan expense ratio yang bisa kamu gunakan.

Expense ratio = beban biaya : rata-rata NAB

Beban biaya yang dimaksud dalam rumus tersebut adalah hasil penjumlahan dana yang digunakan untuk biaya-biaya berikut ini:

  • Biaya operasional
  • Jasa audit dan investasi
  • Biaya transaksi
  • Tarif bank kustodian
  • Biaya administrasi
  • Biaya pembayaran pajak
  • Biaya lainnya

Sementara itu, nilai rata-rata NAB dapat diperoleh melalui penjumlahan nilai pasar suatu aset berupa surat utang, deposito, maupun saham di reksa dana tersebut. 

Misalnya, kamu memiliki total beban biaya investasi sebesar Rp10 miliar. Lalu, rata-rata NAB kamu adalah Rp1 triliun. Dari perhitungan tersebut, dapat dihitung jika rasio beban biayanya adalah:

  • Rasio Beban Biaya = 10 miliar : 1 triliun
  • Rasio Beban Biaya = 0,0100 x 100%
  • Rasio Beban Biaya = 1%

Rasio beban biayanya adalah 1% dan aset yang dihasilkan adalah 99%. Aset tersebut bisa kamu kelola untuk diinvestasikan kembali agar menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

Baca juga: Pengertian Cryptocurrency dan Risiko Investasi di Dalamnya

Manfaat Expense Ratio dalam Investasi Reksa Dana

manfaat expense ratio
Manfaat expense ratio (123rf)

Dalam dunia investasi reksa dana, expense ratio adalah indikator penting yang bisa digunakan untuk memilih instrumen reksa dana yang tepat. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari nilai expense ratio reksa dana adalah sebagai berikut.

1. Menilai beban operasional

Dengan mengetahui nilai expense ratio, kamu bisa mengukur seberapa besar beban operasional yang diperlukan untuk mengelola aset investasi atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan apakah perlu bertahan atau beralih pada produk lain yang beban operasionalnya lebih kecil.

2. Mengukur kinerja manajer investasi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, expense ratio reksa dana adalah salah satu indikator penting dalam menilai kemampuan pengelolaan reksa dana secara efisien oleh manajer investasi. Makin kecil persentasenya, makin tinggi tingkat profesionalisme atau kinerja manajer investasi dalam mengelola dana dengan beban biaya yang tidak terlalu besar.

Baca juga: Ini Pengertian Reksadana Pendapatan Tetap dan Keuntungannya

Pengaruh Expense Ratio terhadap Keuntungan Reksa Dana

expense ratio
Pengaruh expense ratio (123rf)

Saat menanamkan aset dengan berinvestasi reksa dana, kamu sebagai investor pasti ingin jika aset yang kamu tanamkan tersebut dikelola oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya. Inilah yang membuat expense ratio sangat bermanfaat dalam investasi reksa dana. 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, makin kecil rasio beban biayanya, maka makin efektif juga kinerja manajer investasi yang kamu percayai. Artinya, manajer investasi berpotensi mendapatkan keuntungan investasi yang besar dengan biaya yang kecil. 

Dengan kata lain, keuntungan investasi yang akan dibagikan kepada para investor juga makin banyak. Keuntungan tersebut bisa berbentuk dividen ataupun capital gain. Jadi, sangat penting bagi para investor untuk mempetimbangkan nilai rasio ini terlebih dahulu sebelum memutuskan akan berinvestasi di instrumen reksa dana tertentu.

Rata-rata manajer investasi terbaik di Indonesia memiliki nilai expense ratio yang rendah dengan tingkat keuntungan yang tinggi. Meski begitu, nilai rasio yang cukup tinggi tidak selalu menunjukkan bahwa kinerja manajer investasi atau sebuah perusahaan tersebut buruk. 

Hal tersebut bisa terjadi jika pihak manajer investasi sedang melakukan strategi pengelolaan aktif untuk menghindari kerugian yang parah sehingga mau tidak mau mereka harus mengeluarkan lebih banyak biaya. 

Oleh karena itu, kamu perlu mengecek dan mengevaluasi nilai expense ratio selama beberapa periode sekaligus. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah efisiensi kinerja manajer investasi ini hanya terjadi dalam satu periode atau konsisten selama beberapa periode. 

Jika ingin memperoleh hasil yang maksimal, kamu sebaiknya memilih manajer investasi dengan nilai expense ratio yang konsisten daripada perusahaan dengan nilai rasio yang sangat rendah meski hanya terjadi sekali. 

Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa expense ratio adalah hal penting yang perlu dipertimbangkan saat berinvestasi di reksa dana.

Demikian pembahasan terkait apa itu expense ratio beserta cara menghitungnya. Jika kamu tertarik untuk mengetahui informasi lain terkait reksa dana, kamu bisa mempelajarinya dengan langsung berinvestasi reksa dana di BMoney.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!