Pengertian, Fungsi, dan Contoh Kredit Investasi

Imanuel Kristianto

11 Juli 2022

Apa itu kredit investasi (123rf)
Apa itu kredit investasi (123rf)

Saat membangun bisnis atau perusahaan, dibutuhkan modal untuk mewujudkan tujuan bisnis tersebut. Namun, tidak semua pebisnis punya modal yang cukup untuk membangun sebuah perusahaan sehingga dibutuhkan dana pinjaman yang diperoleh dari pihak lain, seperti investor atau bank.

Salah satu alternatif pendanaan bisnis yang biasa digunakan para pelaku bisnis adalah kredit bank, contohnya kredit investasi. Kredit investasi adalah program pendanaan yang biasa difasilitasi oleh berbagai bank di Indonesia untuk para pelaku bisnis yang ingin mengembangkan bisnisnya.

Jika kamu juga termasuk salah satu orang yang ingin membangun bisnis dan membutuhkan modal untuk mewujudkannya, maka kredit investasi juga bisa kamu jadikan sebagai pilihan.

Namun, sebelum menghitung berapa banyak kebutuhan kredit investasi dan mengajukannya ke pihak bank, pelajari dulu apa itu kredit investasi, fungsi, dan contohnya. Dengan begitu, kamu bisa mengajukan dan memperoleh pendanaan secara efektif dan efisien.

Baca juga: Cara Menghitung Biaya Peluang untuk Bisnis Menguntungkan

Pengertian Kredit Investasi

Pengertian Kredit Investasi
Pengertian kredit investasi (123rf)

Pada dasarnya, kredit investasi adalah pinjaman yang diberikan oleh pihak bank kepada nasabah yang ingin memajukan usahanya. Kredit jenis ini biasanya berlangsung dalam jangka waktu menengah sampai panjang, bergantung pada kesepakatan yang sudah dilakukan oleh kedua belah pihak.

Jangka waktu pelunasan pinjaman ini disebut dengan tenor. Tiap bank biasanya menawarkan tenor yang berbeda-beda, bergantung pada kesiapan peminjam sekaligus besarnya pinjaman. Ada yang menawarkan tenor mulai dari 10 tahun atau bahkan sampai 20 tahun.

Jika peminjam belum mampu melunasi pinjaman sesuai dengan kesepakatan, maka akan diberlakukan masa tenggang pelunasan yang biasanya berlangsung selama 4 tahun.

Kredit investasi adalah pinjaman yang bisa diperoleh siapa saja, baik usaha mikro, kecil, menengah, maupun besar. Para pebisnis biasanya menggunakan kredit investasi untuk membeli aset yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Misalnya, pembelian properti atau peralatan produksi untuk keperluan bisnis. 

Baca juga: Pengertian Investasi Jangka Panjang dan Jenisnya 

Fungsi Kredit Investasi

Fungsi Kredit Investasi
Fungsi kredit investasi (123rf)

Jika kamu termasuk pelaku usaha yang ingin mengembangkan usaha mikro atau kecil, maka kamu bisa menggunakan fasilitas yang disebut kredit investasi kecil. Kredit investasi kecil adalah pembiayaan yang diperuntukkan secara khusus bagi usaha kecil untuk mengembangkan bisnisnya.

Program tersebut biasa diberikan pihak bank kepada para pelaku usaha yang tidak mampu membuka usaha yang kompleks. Dengan pembiayaan ini, orang-orang yang ingin membuka usaha kecil bisa tetap mendapatkan pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka dengan cara mencicil.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa fungsi kredit investasi adalah sebagai sarana untuk memberikan kesempatan pada masyarakat Indonesia yang ingin membangun bisnis atau usaha baru dan mendapatkan modal secara lebih mudah. 

Siapa saja yang bertindak sebagai pelaku usaha bisa mendapat dana untuk membuka usaha baru, mengembangkan usaha yang sudah ada, atau melakukan perbaikan kondisi perusahaan yang sudah ada agar lebih berkembang.

Inilah salah satu upaya bank-bank di Indonesia dalam memberikan akses pendanaan yang mudah dan selaras dengan program pemerintah dalam meningkatkan jumlah usaha kecil dan menengah di Indonesia. Harapannya, pendanaan ini dapat mendorong sistem perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan negara.

Baca juga: KSEI adalah Lembaga Penting di Dunia Investasi, Apa Fungsinya?

Ciri-Ciri Kredit Investasi

Ciri-Ciri Kredit Investasi
Ciri-ciri kredit investasi (123rf)

Secara umum, ada berbagai program pendanaan yang ditawarkan oleh bank. Oleh karena itu, kamu yang ingin mengajukan pinjaman perlu mengetahui apa saja ciri-ciri kredit investasi sehingga mudah mengidentifikasinya. Apa saja ciri-cirinya? Simak penjelasan berikut.

1. Termasuk program pemerintah

Kredit investasi merupakan salah satu alternatif pinjaman bagi pelaku usaha atau pebisnis yang disesuaikan dengan program pemerintah. Program ini bertujuan untuk mengembangkan kuantitas dan kualitas perusahaan-perusahaan kecil agar dapat terus berkembang.

2. Mendapat pengawasan dari Bank Indonesia

Karena terintegrasi dengan program pemerintah dan pendanaan yang diberikan juga berusaha memenuhi kebutuhan penanaman modal untuk seluruh pengusaha, maka proses kredit investasi harus diawasi secara langsung oleh Bank Indonesia. Dengan demikian, nasabah dapat mengajukan pinjaman secara aman.

3. Bersifat produktif

Sesuai dengan tujuannya untuk mencukupi kebutuhan pelaku usaha atau bisnis di tanah air, maka kredit investasi ini dijalankan secara produktif. Artinya, pinjaman yang diberikan kepada kreditur harus digunakan untuk meningkatkan produktivitas bisnis atau perusahaan.

Baca juga: 10+ Investasi Modal Kecil yang Bisa Kamu Lakukan

Contoh Kredit Investasi

Contoh Kredit Investasi
Contoh kredit investasi (123rf)

Ada berbagai contoh kredit investasi yang bisa digunakan sebagai pedoman dalam mengajukan pinjaman. Contoh kredit investasi adalah beberapa jenis pinjaman yang biasa dilakukan sebagai berikut.

1. Membeli aset bisnis baru

Kredit investasi bisa digunakan untuk membeli aset yang diperlukan oleh perusahaan. Aset yang dimaksud antara lain adalah bangunan layak yang dijadikan sebagai tempat usaha. Kamu bisa mengajukan pinjaman untuk membeli atau menyewa aset tersebut.

2. Merenovasi tempat usaha

Jika kamu sudah memiliki usaha atau bisnis yang baru dirintis dan perlu tempat usaha yang lebih kayak, maka kredit investasi adalah salah satu solusi yang bisa kamu manfaatkan. Selain membeli tempat usaha, kamu juga bisa melakukan renovasi tempat usaha agar perusahaan bisa lebih nyaman dalam menjalankan kegiatan bisnis.

3. Membeli mesin usaha

Peralatan yang biasa digunakan untuk produksi biasanya membutuhkan perawatan atau pemeliharaan yang baik agar fungsinya tidak cepat menurun. Jika kamu membutuhkan dana untuk perawatan atau bahkan membeli mesin usaha bari, maka kamu bisa memanfaatkan pinjaman ini untuk membeli mesin tersebut.

4. Membangun pabrik baru

Dengan mendirikan pabrik baru atau cabang bisnis di tempat lain, maka sebuah perusahaan akan semakin produktif. Namun, tentu hal ini membutuhkan modal yang tidak sedikit sehingga kamu bisa menggunakan fasilitas kredit investasi untuk melakukannya.

Baca juga: 5 Keuntungan Investasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Cara Menghitung Kebutuhan Kredit Investasi

Cara Menghitung Kebutuhan Kredit Investasi
Cara hitung kebutuhan kredit investasi (123rf)

Sebelum mengajukan pinjaman atau kredit investasi, kamu tentu harus menghitung terlebih dahulu estimasi biaya yang diperlukan untuk keperluan bisnis. Dengan begitu, dana yang nantinya kamu pinjam tidak akan terbuang untuk hal-hal yang tidak perlu.

1. Tentukan tujuan

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum mengajukan kredit investasi adalah menentukan dengan jelas tujuan peminjaman atau pendanaan. Jika kamu tidak memiliki tujuan jelas, maka akan sulit bagi pihak bank untuk mengabulkan permohonan pinjaman kamu.

2. Studi kelayakan

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah melakukan studi kelayakan, yaitu menghitung berapa besar biaya yang bisa kamu bayarkan untuk membayar cicilan. Hal ini penting agar cicilan kamu kepada bank berjalan lancar sampai pinjaman lunas.

3. Ketahui limit kredit

Selain menentukan tujuan dengan jelas dan mengukur kelayakan, kamu juga perlu mengetahui berapa nominal limit kredit yang ditetapkan oleh pihak bank. Jika biaya yang akan kamu pinjam melebihi limit yang diberikan pihak bank, maka kamu perlu menghitung biaya kebutuhan kredit investasi agar sesuai dengan limit tersebut.

4. Bandingkan dengan bank lain

Hindari mengambil keputusan untuk mengajukan pinjaman hanya dari satu bank. Pelajari proses dan fasilitas pinjaman dari berbagai bank agar kamu bisa memperoleh dana pinjaman dan fasilitas paling optimal untuk menjamin kelancaran bisnismu.

5. Mekanisme pembayaran

Sebelum melengkapi seluruh dokumen yang diperlukan, pastikan kamu sudah memahami mekanisme pembayaran yang akan dilakukan nantinya. Hal ini sangat penting untuk dipelajari agar proses cicilan tidak melenceng dari rencana pinjaman atau pembayaran yang telah dibuat sebelumnya.

6. Risiko

Selain melihat aspek nominal pinjaman dan keuntungan yang ditawarkan pihak bank, pelajari juga potensi risiko yang mungkin terjadi pada saat dan setelah proses pengajuan pinjaman dilakukan. Hal ini diperlukan agar kamu terhindar dari berbagai risiko kerugian dan bisa mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu kredit investasi, fungsi, ciri-ciri, dan contohnya. Pada dasarnya, kredit investasi adalah program pendanaan yang tidak hanya membantu pebisnis dalam mengembangkan bisnisnya, tapi juga membantu negara dalam meningkatkan sistem perekonomian.

Dapatkan informasi seputar bisnis dan investasi lainnya di BMoney atau download aplikasinya di Play Store atau App Store.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!