Aplikasi Investasi Saham dan Reksadana yang Cocok untuk Pemula

Uji Agung Santosa

14 Maret 2022

Aplikasi investasi saham dan reksadana untuk pemula (Foto:123rf.com)
Aplikasi investasi saham dan reksadana untuk pemula (Foto:123rf.com)

Investasi saham kini banyak dijadikan pilihan dalam merencanakan keuangan masa depan. Ada beberapa alasan yang mendasarinya. 

Pertama, investasi saham tidak membutuhkan modal besar. Kedua, investasi ini mudah dilakukan dan sifatnya sangat fleksibel. Ketiga, bisa mendapatkan keuntungan maksimal jika kamu bisa menganalisa pasar dengan baik. 

Di era teknologi yang serba canggih seperti sekarang, melakukan investasi saham tentu menjadi semakin mudah lagi. Kamu cukup memiliki perangkat canggih smartphone yang sudah dilengkapi internet, transaksi saham sudah bisa kamu lakukan lewat aplikasi. 

Bagi pemula, aplikasi saham sangat memudahkan investor baru untuk belajar investasi. Aplikasi investasi pada dasarnya berfungsi untuk memberikan sejumlah informasi penting yang harus diketahui oleh seorang investor. Misalnya saja harga saham, laporan keuangan, arus kas, utang, hingga ekuitas sebuah emiten. 

Informasi-informasi tersebut bisa kamu gunakan untuk menganalisa kinerja suatu emiten, sehingga nantinya kamu bisa memutuskan apakah akan membeli saham emiten tersebut atau tidak. 

Baca juga: Cara Menentukan Tujuan Investasi dan Mewujudkannya

Ragam aplikasi investasi saham

Aplikasi investasi BMoney
Aplikasi investasi BMoney

Bagi kamu yang baru bergabung ke dunia saham tentu mengalami sedikit kesulitan dalam memutuskan aplikasi investasi saham mana yang terbaik, bagus, aman dan terpercaya. 

Tak perlu cemas, berikut informasi seputar aplikasi investasi saham yang sudah terdaftar di  Otoritas Jasa Keuangan (OJK):

1. Ajaib

Aplikasi Ajaib merupakan salah satu aplikasi untuk investasi saham yang sudah tak perlu diragukan lagi kredibilitasnya karena sudah berada di bawah pengawasan OJK. Kamu bisa dengan mudah menemukannya di layanan Play Store. 

Salah satu kelebihan aplikasi Ajaib adalah kamu bisa langsung membuka rekening saham. Selain itu, sesi transaksi jual beli sahamnya juga terbilang terjangkau alias murah. Hingga saat ini, Ajaib sudah diunduh oleh lebih dari 1 juta orang. 

2. IPOT 

Aplikasi Indo Premier Online Technology (IPOT) merupakan aplikasi investasi saham online trading besutan PT Indo Premier Sekuritas yang menawarkan investasi saham, reksadana, hingga ETF dengan fitur yang cukup lengkap.  

Aplikasi ini memiliki fitur unggulan yang cukup terkenal yang dinamakan Robo Trading dan Fund Evaluator. Lewat fitur ini, kamu bisa melakukan perintah jual dan beli pada saham dan harga yang sudah ditentukan. Dengan demikian, kamu tidak kehilangan kesempatan untuk bertransaksi pada harga yang sudah ditargetkan sebelumnya. 


Baca juga: Mengenal Investasi Leher ke Atas dan Manfaatnya

3. BMoney

BMoney adalah salah satu aplikasi investasi reksadana yang mudah, murah, dan aman. BMoney sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga sangat aman. Kamu bisa mulai investasi reksadana dari Rp1000 dan menawarkan banyak keuntungan, karena tidak ada biaya beli investasi reksadana yang dibebankan. Dengan hanya 5 menit kamu sudah bisa investasi reksadana di BMoney. Download aplikasi BMoney di sini!

4. BIONS - BNI Sekuritas

Aplikasi investasi saham dan reksadana
Aplikasi investasi saham dan reksadana

BNI Sekuritas merupakan anak perusahaan bank BUMN, yakni PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk. Perusahaan sekuritas ini menghadirkan aplikasi BIONS, dengan setoran awal minimal Rp 1 juta.

Adapun sejumlah layanan yang ditawarkan seperti investment banking, equity brokerage (perantara perdagangan efek), fixed income brokerage, mutual fund selling agent (agen penjual reksadana), dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu, BIONS juga menghadirkan akun trial untuk calon investor yang masih mencoba tanpa menggunakan uang dengan fitur canggih lainnya seperti automatic order list, watchlist, sector trade, research, fundamental, hingga corporate action. 

Baca juga: Reksadana Pasar Uang, Pilihan Investasi Menguntungkan untuk Pemula

5. Motion Trade - MNC Sekuritas

Jika menggunakan aplikasi ini Motion Trade, kamu akan dikenakan fee beli sebesar 0,18% dan fee jual sebesar 0,28%. Kelebihan aplikasi ini adalah para investor cukup mengeluarkan Rp 100.000 sebagai setoran awal saat membuka akun.

Tak hanya itu, proses pembukaan rekening di Motion Trade sangat mudah dan bisa dilakukan tanpa tatap muka alias online. Yang perlu dicatat, kamu harus memiliki rekening BCA agar bisa membuka akun saham pada aplikasi ini. 

6. RTI Business

Bagi kamu para investor pemula, salah satu aplikasi yang wajib dimiliki adalah RTI Business. Pasalnya, aplikasi ini dapat membantu investor dalam menyusun strategi jual beli saham. Sebagai contoh, kamu bisa menganalisa kinerja perusahaan selama lima tahun terakhir. 

Di dalam RTI Business terdapat berbagai informasi seputar pergerakan pasar modal. Ada pula informasi lain seperti income statement, probability, cash flow, balance sheet, earnings dan growth.

Baca juga: Mengenal Reksadana Saham dan Risiko-risikonya

7. Bibit

Bibit merupakan aplikasi di bawah naungan PT Bibit Tumbuh Bersama. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk melakukan transaksi jual beli saham dalam bentuk reksadana. Aplikasi ini juga menyajikan tawaran dari berbagai opsi reksadana itu sendiri, mulai pasar uang, obligasi, dan lain-lain. 

Salah satu kelebihan dari aplikasi ini adalah kamu bisa mendaftar secara online. Selain itu, kamu juga bisa melakukan transaksi jual-beli reksadana gratis tanpa pungutan biaya, investasi bisa dicairkan kapan saja tanpa penalti, dan memiliki fitur Robo Advisor. 

8. Tanamduit

Aplikasi investasi saham Tanamduit dikembangkan oleh PT Mercato Digital Asia. Lewat aplikasi ini, kamu bisa melakukan investasi saham. Salah satu kelebihannya adalah tersedianya fitur One View Portofolio untuk membantu pengguna aplikasi memantau pergerakan investasi. 

Selain investasi saham, kamu juga bisa memulai investasi di Surat Berharga Negara (SBN) atau asuransi daring. 

9. Bareksa

Bareksa kerap juga disebut sebagai marketplace investasi. Ini bukan tanpa alasan. Aplikasi reksadana Bareksa menyediakan berbagai macam produk reksadana dari beberapa manajer investasi. 

Lewat aplikasi ini, kamu juga bisa melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) karena Bareksa termasuk salah satu mitra distribusi yang ditunjuk oleh Kementerian Keuangan RI. 

Kelebihan aplikasi ini adalah kamu bisa mendaftar dengan cepat secara online. Selain itu, aplikasi ini menyediakan pilihan 150 reksadana dan 50 lebih manajer investasi. 

Baca juga: Pengertian Portofolio Investasi, Fungsi, dan Cara Menyusunnya

10. Stockbit

Stockbit merupakan aplikasi investasi saham di mana para investor bisa berdiskusi, menganalisa, dan melakukan trading saham. 

Sejumlah kelebihan yang ditawarkan aplikasi ini antara lain investor bisa melakukan trading saham secara online, memanfaatkan fitur belajar saham, dan melakukan simulasi jual beli saham secara online. 

11. Mirae HOST - Mirae Asset Sekuritas

Ada banyak layanan yang ditawarkan oleh Mirae HOST. Beberapa di antaranya adalah transaksi saham dan obligasi untuk ritel dan korporasi, transaksi saham dan reksadana online untuk produk konvensional atau syariah, transaksi saham secara margin, dan riset perusahaan juga ekonomi. 

Untuk investor saham, HOST dipastikan menjadi aplikasi yang mudah digunakan. Pasalnya, investor dapat memilih apakah ingin berinvestasi dan trading menggunakan PC atau laptop dan aplikasi NEO HOST untuk pengguna smartphone. 

Adapun Fee jual beli saham di Mirae dikatakan cukup rendah, yaitu 0,25 persen untuk jual dan 0,15 persen untuk beli saham.

Cara investasi saham lewat aplikasi

Cara investasi lewat aplikasi
Cara investasi lewat aplikasi

Berikut cara investasi saham lewat aplikasi yang bisa kamu lakukan:

1. Mempersiapkan dokumen pribadi, yaitu:

ID Card: KTP/KITAS/Passport

NPWP

Cover Buku Tabungan

No Identitas KSEI

Fotokopi KTP suami untuk yang ibu rumah tangga

Meterai 

2. Memilih perusahaan sekuritas saham online yang terpercaya.

Untuk mengecek kredibilitas perusahaan sekuritas, kamu bisa langsung ke situs OJK. 

3. Mengisi formulir yang disediakan dengan benar dan jujur.

4. Membuka Rekening Dana Investor (RDI)

Rekening RDI  tujuannya untuk menyimpan dana investor yang tidak dibelikan saham. 

5. Menanti proses pembukaan rekening selesai.

Ini biasanya memakan waktu kurang lebih seminggu. 

Setelah proses pembukaan rekening selesai, kamu akan dihubungi oleh perusahaan sekuritas yang akan mengkonfirmasi nomor RDI yang dibuka. Selamat investasi saham!

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!