Cara Beli Saham bagi Para Pemula untuk Mulai Investasi

Imanuel Kristianto

21 April 2022

Cara Beli Saham yang Mudah untuk Para Pemula Mulai Investasi
Cara Beli Saham yang Mudah untuk Para Pemula Mulai Investasi

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang cukup populer di masa sekarang. Bukan tanpa alasan, cara beli saham kini makin mudah dengan kemajuan teknologi. Kamu tidak perlu lagi berkunjung ke bursa saham untuk membuat rekening hingga membeli saham sebuah perusahaan.

Semuanya sekarang bisa dilakukan secara online. Kamu bahkan bisa melakukannya hanya dengan bermodalkan smartphone saja. Cari tahu informasi yang lebih lengkap untuk cara dan langkah membeli saham favorit kamu di bawah ini, ya!

Cara Beli Saham untuk Pemula

cara beli saham
Cara beli saham (123rf)

Sekarang internet sudah menyediakan berbagai macam informasi untuk investasi, termasuk cara beli saham. Cukup mengikuti langkah-langkah di bawah ini supaya bisa mulai investasi saham:

1. Menentukan perushaaan sekuritas

Bagian pertama menjadi langkah yang paling penting dalam memulai investasi saham. Kamu perlu memilih perusahaan sekuritas terbaik sebagai tempat bertransaksi saham. Perusahaan ini yang akan menjadi perantara kamu dengan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Artinya, perusahaan sekuritas ini yang akan membantu kamu membuat rekening untuk jual-beli saham. Jadi, kamu tidak perlu lagi datang ke BEI.

Secara umum, hampir semua perusahaan sekuritas baik, asal mereka sudah terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Tugas kamu adalah menentukan perusahaan yang legalitasnya baik dan lengkap. Pilih juga perusahaan sekuritas yang sudah memiliki nama dan dikenal dengan baik.

Baca juga: Aplikasi Investasi Saham dan Reksadana yang Cocok untuk Pemula

2. Membuka Rekening Dana Nasabah

Langkah selanjutnya adalah membuka Rekening Dana Nasabah (RDN). RDN merupakan rekening khusus yang wajib dimiliki oleh para investor untuk melakukan transaksi jual-beli saham di pasar modal. Rekening ini akan dibantu oleh perusahaan sekuritas, kok.

Untuk pembuatannya, kamu hanya perlu menyiapkan KTP, NPWP, dan rekening bank sebagai sumber transfer dan pencairan dana. Para Warga Negara Asing pun bisa membuka RDN, kok. Gunakan Kitas dan paspor sebagai kartu identitas resmi dalam pembuatan RDN.

Kamu perlu mengisi formulir yang dibutuhkan. Pastikan semua data yang ditulis dalam formulir benar, ya. Kamu pun akan diminta melakukan selfie dengan KTP dan memberikan tanda tangan digital.

Setelah memasukkan data yang dibutuhkan, kamu tinggal menunggu proses verifikasi dari pihak perusahaan sekuritas. Proses ini tidak butuh waktu lama, kok. Sambil menunggu prosesnya, kamu bisa mempelajari tentang saham terlebih dulu.

3. Melakukan setoran awal

Untuk bisa membeli saham, tentunya kamu perlu melakukan setoran awal lebih dulu. Setoran ini harus ditransfer ke RDN dari perusahaan sekuritas. Harap diperhatikan, kamu harus mentransfer dari rekening bank yang sudah didaftarkan, ya.

Jumlah setorannya pun bisa sangat beragam. Beberapa perusahaan sekuritas memberikan kemudahan untuk melakukan setoran awal mulai dari Rp100 ribu, loh. Nah, coba sesuaikan dengan kemampuan finansial kamu, ya.

Baca juga: Begini Cara Dapat Keuntungan Investasi Emas Antam Secara Maksimal!

4. Memilih saham yang akan dibeli

Setelah setoran masuk, kamu sudah bisa langsung membeli saham. Di sinilah kejelian kamu membaca pasar saham diperlukan. Pastikan kamu teliti dalam memilih saham yang tepat.

Pembelian saham hanya bisa dilakukan pada saat operasional BEI sedang buka, ya. Nah, kamu juga harus membeli saham minimal 1 lot atau setara dengan 100 lembar saham. Artinya, nilai saham per lembar harus dikalikan 100 dulu untuk mendapatkan harga 1 lot. 

Di samping itu, kamu perlu membaca laporan keuangan dan kinerja perusahaan yang ingin kamu beli sahamnya. Beli saham saat harganya sedang turun. Namun, pastikan angkanya akan naik dalam waktu dekat juga.

5. Selalu pantau pergerakan sahammu

Sebagai investor, kamu juga wajib selalu memantau pergerakan saham yang dimiliki. Kamu perlu rajin mencari tahu informasi tentang perusahaan tersebut. Hal ini akan memberikan kamu info tentang kapan waktu yang tepat untuk membeli lagi atau menjual saham yang dimiliki.

Harga saham yang terkoreksi merupakan tanda kamu perlu membeli saham yang lebih banyak. Di sisi lain, harga saham yang sudah ada di titik paling atas adalah tanda untuk mendapatkan keuntungan dari saham.

Selain itu, kamu juga perlu memantau aktivitas saham lain, ya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan saham baru untuk kembali mengelola keuangan kamu. Siapa tahu ada saham-saham yang berpotensi menguntungkan lainnya.

Baca juga: Apa Itu Bursa? Pelajari Pengertian, Jenis-Jenis, dan Fungsinya!

Keuntungan Beli Saham untuk Investasi

keuntungan beli saham
Keuntungan beli saham (123rf)

Memiliki saham tentunya membuka peluang kamu untuk cuan. Terlebih lagi jika saham yang kamu pilih tepat. Yuk, simak keuntungan beli saham untuk mulai investasi.

1. Capital gain

Keuntungan pertama yang bisa kamu dapat adalah capital gain. Kamu bisa dapat keuntungan saat menjual kembali saham saat harganya lebih tinggi dari harga beli. Karena itu, kamu harus memantau terus harga saham jika ingin dapat harga jual yang lebih baik.

Misalnya, kamu membeli saham XYZ dengan harga Rp500 per lembar sebanyak 10 lot. Artinya kamu memiliki saham sebesar Rp500.000. Kemudian saham XYZ meningkat seharga Rp600 per lembarnya.

Kamu bisa menjual semuanya dengan harga Rp600.000. Dengan begitu, kamu dapat capital gain sebesar Rp100.000.

2. Mendapatkan dividen

Keuntungan lain yang bisa didapatkan adalah penerimaan dividen dari perusahaan. Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan dari keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan. Dividen ini akan dibagikan kepada para pemegang saham berdasarkan nilai saham yang dimiliki.

Makin banyak saham yang dimiliki, makin besar juga dividen yang akan kamu terima. Namun, kamu perlu menyimpan saham dalam waktu yang lama dan tidak diperjualbelikan sampai cumulative date (cum date).

Cum date adalah tanggal penentuan untuk para investor mana saja yang berhak mendapatkan dividen dari perusahaan. Jika memang mau mendapatkan dividen, kamu perlu membeli saham sebelum tanggal tersebut.

Baca juga: Mengenal Pembagian Dividen Saham Beserta Prosedurnya

Risiko Beli Saham untuk Investasi

Sebagai instrumen investasi, saham juga punya risiko besar untuk para investornya. Berikut beberapa kerugian yang bisa didapatkan dari membeli saham.

1. Capital loss

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang nilainya sangat cepat berubah. Perubahan ini bisa membawa nilainya menjadi lebih baik, bisa juga menjadi jauh lebih buruk. Sebagai investor, kamu pun bisa menerima risiko capital loss.

Artinya, saham yang kamu miliki nilainya lebih rendah dibanding saat kamu membelinya dulu. Kerugian ini memang tidak bisa dihindarkan jika kamu memang menjadi pemegang saham. Kamu hanya bisa memperkecilnya saja.

Kamu bisa menjual kembali saham saat harganya turun untuk mencegah capital loss yang lebih besar. Bisa juga dibiarkan terlebih dulu sambil berharap nilainya akan kembali normal. Namun, hal tersebut dikembalikan kepada tujuan investasi kamu di awal.

2. Perusahaan terlikuidasi

Ada risiko lain yang bisa didapatkan oleh para pemegang saham. Perusahaan yang melepas sahamnya dinyatakan bangkrut oleh pengadilan. Selanjutnya, perusahaan tersebut harus dibubarkan dengan terlebih dulu melunasi kewajibannya.

Perusahaan boleh menjual seluruh aset kekayaan perusahaan untuk melunasi kewajiban dan utang-utangnya. Setelah semua kewajiban selesai, sisa harta akan dibagikan kepada pemegang saham dengan  nilai dan proporsional juga.

Jika tidak ada lagi aset yang dimiliki, para pemegang saham tentu tidak akan mendapatkan apa-apa. Artinya, semua saham yang kamu miliki tersebut dianggap hangus oleh perusahaan. Karena itu, selalu cek perusahaan tempat kamu menaruh saham, ya.

Baca juga: Apakah Saham Haram? Simak Penjelasannya di Sini

Itu dia langkah-langkah untuk beli saham bagi pemula. Jika belum terbiasa dengan investasi saham, kamu bisa mulai belajar dulu dengan reksadana saham, loh. Rekasadana saham memberikan kamu kemudahan untuk mulai berinvestasi mulai dari Rp10 ribu.

Nah, mulai investasi reksandana saham di BMoney. Dapatkan produk reksadana saham terbaik yang menjanjikan potensi keuntungan berlipat.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!