Cara Jual Foto di NFT OpenSea untuk Pemula

Imanuel Kristianto

12 Oktober 2022

Cara Jual Foto di NFT (Foto: 123rf)
Cara Jual Foto di NFT (Foto: 123rf)

Setelah Ghozali berhasil menjual foto selfie dirinya dalam bentuk NFT dan meraup keuntungan hingga miliaran rupiah, banyak orang mencari tahu cara jual foto di NFT dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan serupa.

Nah, jika kamu termasuk salah satu dari mereka, jangan asal jualan foto! Kamu juga perlu memahami terlebih dulu apa itu NFT, bagaimana karakteristiknya, dan cara menjual foto di OpenSea atau market lainnya. Untuk mempelajarinya, simak ulasan berikut sampai tuntas.

Baca juga: Pahami Apa Itu NFT, Cara Kerja, dan Contoh Penerapannya!

Apa Itu NFT?

apa itu NFT?
Apa itu NFT? (123rf)

Menurut penjelasan yang tertera dalam buku “NFT & Metaverse: Blockchain, Dunia Virtual, & Regulasi”, NFT adalah singkatan dari non-fungible tokens, yaitu aset digital di jaringan blockchain yang memiliki kode identifikasi serta metadata unik yang berbeda antara satu NFT dengan NFT lainnya (one of the kind). 

Selain penjelasan tersebut, ada banyak penjelasan NFT lainnya. Salah satunya adalah definisi NFT yang mengacu pada aset computerized yang merepresentasikan berbagai jenis barang, baik yang berwujud maupun tidak. Meski demikian, kamu tidak serta-merta menganggap semua jenis barang sebagai aset NFT karena salah satu karakter NFT adalah unik. 

Seperti halnya aset dalam dunia investasi, NTF juga memiliki nilai lewat mekanisme pasar. Oleh karena itu, harga NFT juga dipengaruhi oleh tingkat permintaan dan penawaran. 

NFT sendiri sebenarnya sudah ada sejak 2012. Namun, saat itu, belum banyak orang yang mengetahui cara kerja dan keuntungan yang bisa diperoleh dari jual beli aset tersebut. Kehadiran aset yang satu ini baru mulai populer setelah adanya NFT Cryptopunks dan permainan Crypto Kitties, serta keterlibatan para seniman digital yang turut memopulerkannya.

Baca juga: Apakah Kripto Halal sebagai Jenis Instrumen Investasi?

Karakteristik NFT

Karakteristik NFT
Karakteristik NFT (123rf)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, terdapat beberapa karakteristik yang harus dimiliki oleh suatu barang apabila ingin dijadikan sebagai NFT. Beberapa karakteristik tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Unik

Karena sifatnya yang unik, maka tidak akan ada NFT yang sama dan setiap token NFT terbukti unik. Keunikan inilah yang juga bisa terekam dalam jaringan blockchain sehingga tidak ada yang bisa memalsukannya.

2. Dapat dilacak

Sumber, kepemilikan, dan pergerakan NFT juga ternyata bisa dilihat pada sistem jaringan blockchain. Transparansi seperti inilah yang membuat NFT dapat dilacak secara real-time.

3. Dapat diautentikasi

Karena kedua karakteristik yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka NFT juga tidak bisa dipalsukan atau direplikasi. Hal ini disebabkan oleh setiap token didukung oleh buku besar (ledger) digital yang tidak bisa diubah dan jaringan yang terdesentralisasi sehingga token tersebut dapat diauntentikasi.

4. Dapat beradaptasi

Karakteristik lain dari NFT adalah bisa beradaptasi dengan mudah. Aset digital ini mudah berbaur dengan ekosistem digital di dunia metaverse yang mendukung penggunaan dan aplikasi NFT. Dengan begitu, para pemain bisa memperjualbelikan NFT di berbagai market.

Baca juga: Sleeping Investor adalah Orang Paling Santai dengan Cuan Paling Mantap, Minat?

Mekanisme NFT

mekanisme NFT
mekanisme NFT (123rf)

Kalau dilihat sepintas, mungkin sangat aneh jika banyak orang rela menghabiskan dana mereka hanya untuk membeli aset yang sebenarnya bisa diperoleh dengan mudah, baik dengan cara screenshot maupun download. 

Akan tetapi, di sinilah para pembeli dapat memperoleh aset digital yang mereka sukai secara orisinal. Jadi, yang diperjualbelikan di sini bukanlah sekadar karya seni, melainkan orisinalitasnya. Inilah yang membuat NFT digemari oleh para kolektor aset digital.

Beberapa jenis NFT yang biasa diperjualbelikan di OpenSea atau market lainnya antara lain adalah karya seni, GIF, video, avatar virtual, sepatu desainer terkenal, musik, dll. Selain itu, apa pun yang bernilai dan unik akan bisa kamu jual dalam bentuk NFT. Misalnya, pendiri Twitter Jack Dorsey berhasil menjual tweet pertamanya sebagai NFT dengan harga lebih dari 2,9 juta dolar AS. 

Keunikan lain yang dimiliki NFT adalah pemilik atau pencipta aset bisa menyimpan informasi khusus di dalam asetnya. Sebagai contoh, seorang seniman bisa memasukkan tanda tangan mereka ke dalam metadata NFT.  

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa NFT merupakan aset dalam bentuk dokumen digital yang bisa diperjualbelikan seperti halnya aset seni di dunia nyata.

Baca juga: Kenali Apa Itu Market Cap Beserta Jenis-Jenis dan Cara Menghitungnya

Cara Jual Foto di NFT OpenSea

OpenSea merupakan tempat jual beli aset NFT yang populer digunakan. Platform jual beli yang satu ini bermanfaat untuk mempermudah siapa saja yang ingin membeli atau menjual NFT. Nah, jika kamu tertarik untuk menjual foto dalam bentuk NFT di OpenSea, lakukan langkah-langkah berikut.

1. Daftar OpenSea NFT

Sebelum menjual fotomu, pastikan kamu sudah mendaftar di OpenSea dengan cara berikut ini.

  • Buka situs opensea.oi lewat browser, baik menggunakan PC maupun smartphone.
  • Daftar akun OpenSea dengan cara tekan ikon dompet atau ikon foto profil.
  • Pilih menu “Connect Wallet”, lalu pilih opsi dompet digital yang akan digunakan.
  • Buka extension dompet digital yang digunakan untuk di-install kemudian.
  • Setelah terhubung dengan dompet digital tersebut, pilih menu “Account” dan klik “Profile” untuk mengatur informasi terkait profil yang akan kamu gunakan di OpenSea (mulai dari username, email, dan data lain yang dibutuhkan).
  • Setelah memasukkan seluruh informasi yang diperlukan, klik “Save” untuk menyimpannya.

 

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, pihak OpenSea akan segera mengirimkan pesan melalui email terdaftar. Jika kamu sudah mendapatkan email tersebut, jangan lupa lakukan verifikasi lewat email tersebut dan secara otomatis akun OpenSea kamu sudah bisa digunakan.

2. Buat NFT di OpenSea

Setelah berhasil membuat akun, kamu bisa langsung membuat NFT di platform tersebut dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

  • Bula halaman awal OpenSea, lalu klik “Create”
  • Masukkan file (gambar, foto, video, dll.) yang akan kamu jadikan sebagai NFT
  • Masukkan nama NFT dan lakukan pengaturan penting lainnya sesuai petunjuk
  • Jika sudah selesai, klik “Create”
  • NFT kamu sudah siap untuk dijual

 

3. Jual NFT di OpenSea

Selanjutnya, barulah kamu bisa mengetahui cara jual foto di NFT OpenSea dengan melakukan langkah-langkah berikut.

  • Buka menu “My Collection” dengan cara klik ikon foto profil yang ada di bagian kanan atas layar.
  • Pilih NFT yang akan dijual, lalu klik tombol “Sell”. 
  • Pilih skema penjualan yang akan digunakan. Misalnya, kalau ingin menjualnya secara langsung, cukup tekan opsi “Fixed price” dan kalau ingin menjualnya dengan skema lelang, pilih opsi “Time auction”. 
  • Masukkan harga NFT dengan mata uang kripto Ethereum yang diinginkan.
  • Atur durasi penjualan dengan menekan klik kolom “Duration” dan klik “Complete listing”.

 

Baca juga: Cara Kerja Saham sebagai Instrumen Investasi dan Trading

Demikian penjelasan mengenai apa itu NFT, bagaimana karakteristik dan mekanismenya, serta cara jual foto di NFT OpenSea yang bisa kamu pelajari. Penting untuk diketahui bahwa sebelum menjual aset digital dalam bentuk NFT, pastikan kamu sudah memahami seluruh istilah dan cara kerja NFT agar tidak mengalami kerugian.

Selain belajar berinvestasi dalam bentuk NFT, kamu juga bisa memulainya dengan berinvestasi dalam bentuk instrumen lain. Misalnya, instrumen reksa dana yang bisa diakses di BMoney.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!