Cara Menghitung Cash Flow Investasi Secara Tepat

Imanuel Kristianto

05 Juli 2022

Cara menghitung cash flow (Foto: 123rf)
Cara menghitung cash flow (Foto: 123rf)

Cash flow atau arus kas adalah laporan keuangan yang berisi informasi terkait penerimaan dan pengeluaran kas sebuah perusahaan dalam jangka waktu atau periode tertentu. Laporan ini bermanfaat untuk melacak pemasukan dan pengeluaran seluruh kegiatan finansial perusahaan yang nantinya dapat digunakan untuk mengambil keputusan keuangan secara tepat.

Cara menghitung cash flow merupakan bagian dari pengelolaan keuangan yang perlu dilakukan tiap orang atau perusahaan untuk menunjukkan seberapa efisien uang yang sudah digunakan. Hal ini diperlukan agar kondisi keuangan selalu dalam keadaan baik sehingga mampu mencapai tujuan finansial sekaligus mengembangkan bisnis yang lebih baik di masa depan.

Sebelum membahas lebih lanjut cara menghitung cash flow investasi, ada baiknya jika kamu mempelajari dan memahami terlebih dulu aktivitas dan fungsi cash flow berikut ini.

Baca juga: Fungsi dan Cara Membuat Jurnal Penutup Laporan Keuangan

Aktivitas Aliran Cash Flow

Aktivitas Aliran Cash Flow
Aktivitas cash flow (123rf)

Setelah memahami apa itu cash flow atau arus kas, kamu juga perlu mempelajari hal-hal lain yang berkaitan dengan arus kas, seperti aktivitas aliran cash flow berikut.

1. Aktivitas operasi (Operating activities)

Aktivitas operasi adalah laporan arus kas yang terdiri atas berbagai macam kegiatan operasional perusahaan. Aktivitas ini dilakukan dengan cara memasukkan nilai dari pengaruh kas pada transaksi yang terlibat dalam penentuan laba bersih. Misalnya, aktivitas penjualan barang dan jasa dari pelanggan, pembelian perlengkapan perusahaan, utang kepada vendor atau supplier, dan beban operasional lainnya.

2. Aktivitas investasi (Investing activities)

Aktivitas ini menyajikan nilai transaksi yang berpengaruh terhadap kas untuk berbagai macam kegiatan investasi yang dilakukan terhadap aset berusia lebih dari setahun. Dengan kata lain, aktivitas tersebut dilakukan berdasarkan nilai yang dihasilkan dari penjualan ataupun pembelian aktiva tetap. Misalnya, pembelian atau penjualan aktiva tetap.

3. Aktivitas pendanaan (Financing activities)

Sesuai dengan namanya, aktivitas ini merupakan kegiatan arus kas yang nilainya diperoleh dari penambahan atau pendanaan modal perusahaan. Kamu dapat menghitungnya dengan cara memasukkan nilai penambahan atau pengurangan kas yang berasal dari kewajiban jangka panjang dan ekuitas pemilik. Misalnya, setoran modal awal, utang bank atau obligasi, dan penerbitan saham.

Baca juga: Cara Menghitung Biaya Peluang untuk Bisnis Menguntungkan

Fungsi Cash Flow bagi Perusahaan

Fungsi Cash Flow
Fungsi cash flow (123rf)

Bagi sebagian orang yang baru terjun ke dunia bisnis, fungsi cash flow mungkin menjadi satu pertanyaan penting. Lantas, apakah fungsinya dan kenapa laporan ini begitu penting bagi perusahaan?

Pada dasarnya, setiap aktivitas keuangan perusahaan harus tercatat dengan baik agar perusahaan bisa mengelola keuangan dan merencanakan strategi bisnis yang tepat bagi perusahaannya. Oleh karena itu, pelajari apa saja fungsi cash flow bagi perusahaan berikut ini.

  • Sebagai media informasi terkait arus kas yang terjadi dan sebagai acuan dalam menetapkan strategi keuangan perusahaan.
  • Sebagai acuan untuk memudahkan perusahaan dalam melaksanakan evaluasi keuangan dengan cara membandingkan efisiensi kas perusahaan dalam jangka waktu setahun ke belakang dan tahun berikutnya.
  • Sebagai tolok ukur keberhasilan suatu bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.
  • Sebagai dasar pertimbangan bagi perusahaan untuk melakukan peningkatan investasi bisnis.

Dengan memiliki laporan arus kas, perusahaan dapat mengukur siklus keuangan bisnis sehingga kondisi keuangan perusahaan menjadi lebih sehat dan memudahkan bisnis untuk lebih berkembang.

Baca juga: Manfaat Laporan Keuangan bagi Investor agar Investasi Sukses

Mengenal Cash Flow Investasi Beserta Fungsinya

Mengenal Cash Flow Investasi
Mengenal cash flow investasi (123rf)

Sebelum membahas cara menghitung cash flow investasi, kamu perlu lebih dulu mengetahui apa itu cash flow investasi. Dalam dunia bisnis dan investasi, arus kas merupakan laporan keuangan yang berisi pengaruh kas terhadap kegiatan perusahaan berupa investasi dalam satu periode.

Secara umum, cash flow berfungsi untuk melihat aliran uang yang terjadi selama periode waktu tertentu. Namun, ada juga fungsi cash flow khusus investasi berikut ini.

1. Likuiditas

Fungsi likuiditas pada cash flow mengacu pada dana yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan bisnis sehari-hari dan dapat dicairkan dalam waktu singkat tanpa adanya pengurangan dari investasi awal. Dana tersebut biasanya digunakan dalam kondisi mendesak atau ketika ada hal-hal penting yang membutuhkan dana di luar anggaran yang sudah direncanakan sebelumnya.

2. Anti inflasi

Fungsi cash flow yang satu ini merujuk pada tujuan penanaman modal atau investasi untuk menghindari risiko inflasi yang menyebabkan penurunan daya beli di masa depan yang dapat dicairkan secara cepat.

3. Penambahan aset jangka panjang

Arus kas investasi berfungsi sebagai capital growth untuk jangka panjang. Artinya, dana yang dimiliki oleh perusahaan diperuntukkan bagi penambahan atau perkembangan kekayaan dalam jangka waktu yang relatif panjang sehingga bisnis bisa terhindar dari risiko kerugian atau kebangkrutan.

Baca juga: Biaya Investasi, Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Cara Membuat Cash Flow Investasi

Cara Membuat Cash Flow Investasi
Cara membuat cash flow investasi (123rf)

Setelah memahami pengertian, aktivitas aliran, dan fungsi cash flow, saatnya mempelajari cara membuat cash flow investasi. Nah, sebelum membuatnya, kamu harus tahu dulu cara menghitung cash flow dengan menggunakan rumus yang biasa digunakan.

Dengan rumus yang benar, kamu bisa menghitung cash flow investasi secara tepat. Untuk itu, pelajari dua rumus cara menghitung cash flow investasi berikut ini.

Rumus 1

Kas Masuk Bersih = Earning after tax (EAT) + Penyusutan

Cara ini dapat dilakukan jika sebuah perusahaan memiliki modal sendiri atau tidak mendapatkan pinjaman/pendanaan dari pihak lain. Karena penyusutan tidak termasuk pengeluaran tunai, maka komponen tersebut perlu dihitung.

Rumus 2

Kas Masuk Bersih = Earning after tax (EAT) + Penyusutan + Bunga (1-tax)

Cara ini harus dilakukan jika sebuah perusahaan mendapatkan modal atau pendanaan dari pihak lain.

Setelah mengetahui rumus apa yang harus digunakan, barulah kamu bisa melakukan penyusunan cash flow dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Menentukan minimal uang
  • Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran
  • Menyusun perkiraan kebutuhan dana
  • Menyusun kembali penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi finansial dan budget kas final

Contoh Cash Flow Investasi

Meski kamu sudah mempelajari bagaimana cara membuat cash flow investasi, mungkin kamu masih bingung untuk menerapkannya. Oleh karena itu, kamu perlu melihat contoh cash flow investasi berikut ini.

Misalnya, sebuah perusahaan memiliki pendapatan sebesar Rp400 juta. Sementara itu, biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan tercatat sebesar Rp200 juta, sedangkan biaya penyusutan adalah sebesar Rp100 juta. Jika laba sebelum pajak adalah senilai Rp100 juta dan laba setelah pajak adalah sebesar Rp50 juta, maka berikut cara menghitung cash flow yang benar:

Cash flow = EAT + Penyusutan = Rp50 juta + Rp100 juta = Rp150 juta

Baca juga: 3 Jenis Investasi yang Menguntungkan dan Cocok Bagi Pemula

Itulah penjelasan terkait cara menghitung cash flow investasi beserta contohnya. Semoga kamu bisa memahami dan mempraktikkanya secara tepat, ya. Selain melindungi bisnis atau perusahaan dengan cara menghitung cash flow perusahaan, ada baiknya kamu juga berinvestasi supaya bisa mengembangkan bisnis lebih besar lagi.

Pilih investasi bisnis di BMoney dengan cara download aplikasinya di Play Store atau App Store! Kamu bisa memilih berbagai macam jenis investasi reksa dana sesuai kebutuhan dan mengaksesnya secara cepat.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!