Cara Menghitung Dana Pensiun dan Tips Mempersiapkannya di Usia Muda

Imanuel Kristianto

22 Juni 2022

Dana pensiun (Foto: 123rf)
Dana pensiun (Foto: 123rf)

Siapa sih yang tidak ingin hidup nyaman dan tenang tanpa hambatan finansial di usia senja? Itulah mengapa mempersiapkan dana pensiun sejak usia muda sangat disarankan. Meski begitu, mempersiapkan dana untuk hari tua juga perlu perencanaan matang agar hasil yang didapat bisa maksimal. Seperti apa? Yuk, simak penjelasannya.

Cara Menghitung Dana Pensiun

Cara hitung Dana Pensiun
Cara hitung dana pensiun (123rf)

Untuk merealisasikan kebutuhan di usia tua, kamu perlu memahami lebih dulu cara menghitung dana pensiun. Idealnya, dana yang disiapkan harus dapat menutup jumlah pengeluaran selama masa pensiun hingga sisa usiamu.

Caranya adalah dengan menggunakan rumus sederhana, yaitu mengalikan estimasi usia hidup dengan jumlah biaya hidup per bulan. Misalnya, perkiraan biaya hidup di masa pensiun nanti sama seperti saat ini yaitu Rp7 juta sebulan. Lalu, kamu berencana pensiun di usia 55 tahun dengan prediksi hidup hingga usia 70 tahun.

Maka, selama rentang 15 tahun masa pensiun (70 dikurangi 55 tahun), total biaya hidup yang perlu ditabung untuk dana pensiun adalah 15 x 7 juta x 12 (jumlah bulan dalam setahun) atau sama dengan Rp1,26 miliar.

Nah, sesuai estimasi tersebut, bagi kamu yang saat ini berusia 25 tahun, maka waktu menabung untuk persiapan dana pensiun adalah selama 30 tahun. Jika dirata-ratakan, jumlah tabungan pensiun per tahun yang dibutuhkan adalah sebesar Rp42 juta per tahun atau Rp3,5 juta sebulan.

Meskipun demikian, merencanakan kebutuhan pensiun secara mandiri akan membutuhkan perhitungan yang lebih mendalam karena kamu juga perlu menghitung apakah nominal biaya hidup yang dikeluarkan saat ini jumlahnya cukup atau tidak untuk masa depan. 

Kemudian, untuk menghitung apakah pengeluaran saat ini setara dengan nilai yang akan keluarkan semasa pensiun nanti, kamu juga perlu memasukkan inflasi menggunakan formula future value. Terlebih lagi perencanaan anggaran pensiun tentu akan berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan, kondisi keuangan, dan gaya hidup tiap individu. 

Baca juga: 13 Cara Menabung 10 Juta dalam 3 Bulan

Tips mempersiapkan dana pensiun

Tips persiapan dana pensiun
Tips mempersiapkan dana pensiun (123rf)

Realisasi kebutuhan beserta cara menghitung dana pensiun di atas merupakan porsi ideal untuk tabungan usia senja yang tentunya akan lebih baik jika jumlahnya lebih besar. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mulai mempersiapkan dana pensiun sejak dini selagi tubuh masih produktif dan energik. 

Bagaimana caranya? Berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan dalam mempersiapkan dana pensiun di usia muda.

1. Siapkan aset masa tua

Memasuki masa pensiun, kamu mungkin akan berhenti bekerja. Tapi, bukan berarti kamu hanya akan berdiam diri tanpa kegiatan. Oleh karena itu, ada setidaknya 3 aset yang sudah harus disiapkan menjelang usia senja, yakni aset bisnis (untuk tetap berkegiatan selama pensiun), aset kertas atau paper asset (untuk sumber biaya hidup semisal deposito), dan aset properti (untuk tempat tinggal).

Dengan mempersiapkan ketiga aset tersebut, kamu bukan hanya mencegah penyakit yang biasa menjangkiti orang-orang di masa pensiun atau disebut post power syndrome, tapi juga bisa tetap bekerja untuk menghindari kejenuhan di hari tua, alih-alih masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup.

2. Pertimbangkan penghasilan tambahan

Selagi masih muda, kamu bisa mencoba mempertimbangkan pemasukan tambahan untuk memenuhi alokasi kebutuhan hari tua nanti. Apalagi jika gajimu pas-pasan, tentu tidak cukup jika hanya mengandalkan satu sumber pendapatan.

Ada banyak cara dalam mendapatkan side job di era digital seperti saat ini. Mulai dari berbisnis online di bidang yang menjanjikan untung besar atau setidaknya  yang akan selalu dibutuhkan banyak orang, menjadi dropshipper, hingga menjajal profesi freelancer sesuai skill yang kamu miliki.

Yang terpenting, kamu harus selalu mengeksplorasi kemampuan diri dan tidak menutup peluang pekerjaan apa pun, sekalipun penghasilanmu sudah dirasa cukup. Siapa tahu, yang tadinya pekerjaan itu bersifat sampingan justru mampu memberi profit lebih banyak ketimbang pekerjaan utama.

Baca juga: 9 Cara Menabung Unik dan Bikin Semangat

3. Belajar menyesuaikan gaya hidup

Kondisi finansial di masa pensiun nanti sebagian besar akan bergantung pada bagaimana kamu menentukannya saat ini. Jika sekarang penghasilanmu Rp25 juta per bulan dan menganggarkan biaya hidup Rp7 juta sebulan selama 15 tahun masa pensiun, maka sesuaikanlah gaya hidupmu dengan kondisi keuangan di masa depan.

Meski begitu, mengubah gaya hidup tak semudah menjentikkan jari. Banyak orang justru ingin lebih menikmati hidup di usia senja sebagai bentuk self-reward setelah bertahun-tahun sibuk bekerja. Ada yang malah ingin mendalami passion-nya di hari tua, ada juga yang baru terpikir untuk mewujudkan impian semisal merenovasi rumah atau liburan ke banyak tempat, meski tidak dianggarkan sebelumnya.

Oleh karena itu, kamu perlu mulai belajar secara perlahan menyesuaikan gaya hidup hari ini dengan kondisi dan kemampuan yang sesuai dengan rencana kehidupan di masa depan.

4. Hindari pengeluaran konsumtif dan impulsif

Bertekad mempersiapkan dana pensiun berarti harus siap juga untuk mulai menahan diri dari pengeluaran konsumtif dan impulsif sejak dini. Ada banyak trik dan metode yang bisa kamu gunakan untuk melatih memangkas pembelanjaan yang tidak perlu. 

Namun, intinya tetap satu, yaitu kesadaran diri untuk menabung demi masa tua yang bahagia. Dengan memiliki tujuan yang pasti, akan lebih mudah bagimu untuk membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Dengan begitu, kamu juga bisa mengetahui cara yang lebih mudah untuk berhemat. Jika tetap fokus, bukan tidak mungkin target tabungan pensiun akan lebih cepat tercapai.

Baca juga: Begini Cara Menabung 1 Juta per Bulan untuk Anak Sekolah yang Mudah Dilakukan!

5. Jangan patah semangat

Sama halnya dalam membuat target menabung, ada kalanya seseorang justru patah semangat di tengah jalan lantaran dana yang sedang dikumpulkan malah menjauh dari target bulanan karena berbagai hal.

Bagi kamu yang mendapat pensiunan dari kantor, jangan pula jadi mengandalkan uang pensiun karyawan sebagai satu-satunya pemasukan di hari tua. Hal ini disebabkan oleh jumlah yang diberikan tentu tidak akan menyamai total pendapatan yang bisa kamu hasilkan ketika masih produktif bekerja.

Sebelum hal itu terjadi, selalu ingat tujuan awal menabung secara mandiri dan tetap sisihkan setidaknya 10-25 persen dari pemasukan tiap bulan untuk anggaran pensiun.

6. Mulai menabung sekarang juga

Dalam hal mempersiapkan dana pensiun, sebaiknya jangan menunda-nunda menabung karena semakin dini akan semakin baik. Pasalnya, kebutuhan akan semakin meningkat ketika usia bertambah.  

Selain itu, meski jumlahnya terlihat sedikit, menabung di usia muda juga akan menghasilkan compounding effect lebih besar pada instrumen keuangan milikmu ketimbang berinvestasi langsung dengan uang yang besar di usia mendekati senja.

Alhasil, jangan heran kalau kamu yang menabung persiapan pensiun sejak dini akan mencicipi keuntungan dan margin lebih besar ketimbang kamu.

Baca juga: 8 Cara Menabung Saham untuk Mendapat Keuntungan Maksimal

7. Pilih investasi yang tepat

Sambil mempersiapkan dana pensiun dengan menabung, kamu juga bisa mulai berinvestasi untuk pensiun nanti mengingat kebutuhan yang dikeluarkan akan sangat besar.

Secara umum, investasi terbagi menjadi tiga kategori sesuai jangka waktunya, yaitu pendek, menengah, dan panjang. Untuk kebutuhan hari tua, investasi jangka panjang seperti saham, emas, dan reksa dana paling direkomendasikan.

Namun, mencari instrumen investasi untuk masa pensiun juga cukup menantang. Oleh karena itu, untuk mendapat investasi jangka panjang yang tepat kamu perlu mempertimbangkan sejumlah hal berikut:

  • Apakah investasi yang dipilih mampu bersaing dengan inflasi?
  • Bagaimana manajemen risikonya?
  • Apakah sistem investasinya bisa dilakukan secara bertahap, semisal mencicil tiap bulan?
  • Apakah jika sudah memiliki dana dengan jumlah besar bisa dibayarkan sekaligus di awal (lump sum)?
  • Sudahkah instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan kondisi keuanganmu saat ini?

 

Baca juga: Tips dan Pengertian Dana Darurat, Jangan Samakan dengan Tabungan!

Pada akhirnya, manfaatkanlah masa muda seoptimal mungkin untuk kehidupan hari tua yang lebih berarti. Jadi, kamu sudah siap menabung dan berinvestasi sebagai persiapan dana pensiun sejak dini? 

Jika kamu tertarik untuk menabung dalam bentuk investasi reksa dana, jangan ragu untuk berinvestasi di BMoney! Selain bisa dimulai dari Rp10 ribu saja, kamu juga bisa mengakses beragam tips dan informasi seputar investasi dan berinvestasi secara aman di sini.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!