Mengenal Darvas Box dan Cara Kerjanya Untuk Cuan Maksimal!

Daniel Esaputra Yoan

27 Februari 2024

Pengertian Darvas Box
Pengertian Darvas Box

Ingin mengetahui saham mana yang perlu di hold untuk jangka pendek dan jangka menengah? Atau apakah Anda pernah galau ketika akan menjual saham karena takut harga masih bisa naik? Darvas Box dapat menjadi pendekatan yang Anda gunakan.

Baca juga: Harga 1 Lot Saham BCA Terbaru, Tertarik Investasi?

Bagaimana cara kerja Darvas Box dan bagaimana strategi ini dapat menghasilkan cuan? Mari telusuri bersama cara kerja dan potensi cuan yang dapat dihasilkan melalui penerapan strategi ini dalam dunia perdagangan saham.

Pengertian Dan Asal-Usul Teori Darvas Box

Teori darvas box dikembangkan oleh Nicolas Darvas, seorang penari profesional yang sukses bertransformasi menjadi seorang trader ulung pada tahun 1950-an. Awalnya, Darvas tidak memiliki latar belakang dalam dunia keuangan atau perdagangan saham.

Nicholas Darvas mengembangkan metode ini setelah mencoba dan mengalami berbagai strategi perdagangan. Pendekatan Darvas Box didasarkan pada konsep kotak (box) yang mengidentifikasi tren dan pola pergerakan harga saham.

Nicolas Darvas
Nicolas Darvas

Darvas menggambarkan pergerakan harga saham sebagai suatu bentuk "kotak" atau "box" di antara level-level tertentu. Ide utamanya adalah untuk masuk ke dalam perdagangan saat harga saham keluar dari kotak ini, menandakan adanya tren yang kuat.

Baca juga: Current Artinya dalam Investasi Saham, Wajib Tahu!

Darvas Box juga menonjolkan penggunaan analisis teknikal dan manajemen risiko yang cermat. Pada dasarnya, teori ini menggabungkan elemen-elemen analisis teknikal dengan pendekatan yang lebih sistematis untuk memahami pergerakan harga saham.

Cara Kerja Darvas Box Theory

Cara kerja Darvas Box Theory melibatkan pendekatan yang terstruktur dan sistematis terhadap perdagangan saham. Teori ini fokus pada pengidentifikasian tren dan pola pergerakan harga saham melalui konsep "kotak" atau "box" yang mencerminkan kisaran tertentu.

Berikut adalah langkah-langkah utama dalam penerapan Darvas Box Theory:

1. Identifikasi Kotak (Box)

Trader menggunakan analisis teknikal untuk mengidentifikasi level-level support dan resistance yang menciptakan suatu "kotak" di grafik harga saham. Kotak ini mencirikan rentang pergerakan harga saham dalam periode waktu tertentu.

2. Konfirmasi Breakout

Darvas Box Theory menyarankan untuk memasuki perdagangan saat harga saham keluar dari kotak tersebut, menandakan terjadinya breakout. Breakout di sini mengindikasikan potensi perubahan tren yang signifikan.

3. Pengelolaan Stop-Loss dan Target Profit

Setelah masuk dalam perdagangan, trader menggunakan konsep stop-loss untuk meminimalkan risiko. Selain itu, mereka menentukan target profit yang diharapkan, membantu dalam perencanaan manajemen risiko dan keuntungan.

Baca juga: Cara Main Saham untuk Pemula yang Mudah dan Aman

4. Perilaku Volume Perdagangan

Darvas Box Theory juga memperhatikan volume perdagangan sebagai faktor pendukung. Volume yang tinggi selama breakout dapat dianggap sebagai konfirmasi yang lebih kuat terhadap perubahan tren.

5. Pemantauan Posisi dan Penyesuaian Kotak

Trader terus memantau posisi mereka, dan jika harga saham bergerak di luar kotak baru, mereka dapat menyesuaikan level support dan resistance untuk menciptakan kotak baru yang mencerminkan perubahan kondisi pasar.

Menentukan Waktu Beli Dengan Darvas Box

Menentukan waktu yang tepat untuk membeli saham dengan metode Darvas Box melibatkan pemahaman terhadap konsep kotak dan pergerakan harga. Saat menggunakan Darvas Box, langkah awal adalah mengidentifikasi kotak pada grafik, yang terbentuk oleh level-level support dan resistance.

Pemantauan breakout menjadi kunci, di mana trader dapat membeli saham setelah terjadi breakout yang terkonfirmasi, menandakan perubahan tren. Selain itu, penggunaan stop-loss membantu melindungi investasi dengan menetapkan level risiko yang dapat diterima.

Penyesuaian kotak dan penilaian kondisi pasar secara keseluruhan juga perlu dipertimbangkan. Dengan menerapkan pendekatan sistematis ini, trader dapat lebih percaya diri dalam menentukan waktu beli yang potensial menguntungkan dengan Darvas Box.

Baca juga: Cara Menggunakan Wyckoff Pattern Dalam Saham Untuk Analisis Pasar

Menentukan Waktu Jual Darvas Box

Menentukan waktu yang tepat untuk menjual saham dengan metode Darvas Box melibatkan pemahaman cermat terhadap pergerakan harga dan aturan strategi ini. Proses dimulai dengan identifikasi kotak pada grafik, yang terbentuk oleh level support dan resistance.

Saat terjadi breakdown, yaitu ketika harga saham keluar dari kotak ke bawah, inilah saatnya untuk menjual saham. Konfirmasi breakout ke bawah didukung oleh volume perdagangan yang tinggi, memberikan sinyal potensial untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

Manajemen risiko menjadi kunci dengan penempatan stop-loss pada level yang telah ditetapkan sebelumnya. Ini membantu menjaga kedisiplinan dan modal trader. Evaluasi kondisi pasar secara keseluruhan, termasuk faktor eksternal dan sentimen pasar, juga penting dalam menentukan kapan saatnya menjual.

Penyesuaian strategi perlu dilakukan berdasarkan kondisi pasar. Jika ada indikasi pembalikan tren, pertimbangkan untuk menjual dan mengamankan keuntungan. Penerapan analisis tambahan seperti RSI atau Moving Averages dapat memberikan konfirmasi tambahan terhadap sinyal jual dari Darvas Box.

 

BMoney hadir sebagai solusi untuk mendukung Anda dalam mewujudkan cuan yang optimal. Dengan aplikasi BMoney, Anda dapat mengakses informasi pasar saham secara real-time dan memperoleh notifikasi tentang pergerakan harga.

Baca juga: Mengenal Pennant Pattern Dalam Saham dan Cara Menggunakannya

Nikmati kemudahan dalam mengelola portofolio investasi Anda, dan dapatkan perkembangan terbaru dunia investasi. Jadi, tak perlu ragu lagi, jadikan BMoney sebagai mitra setia  dalam meraih keuntungan finansial.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!