10+ Investasi Modal Kecil yang Bisa Kamu Lakukan

Imanuel Kristianto

05 Juli 2022

Investasi modal kecil (Foto: 123rf)
Investasi modal kecil (Foto: 123rf)

Saat mendengar kata investasi, mungkin ada sebagian orang yang membayangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan sesuatu yang sulit dilakukan dan butuh banyak modal. Faktanya, investasi bisa dimulai sejak dini dengan modal minimum dan profil risiko rendah atau menengah sesuai kebutuhan.

Sebelum mengetahui investasi modal kecil apa saja yang bisa kamu lakukan, pelajari terlebih dulu apa yang dimaksud dengan investasi. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah dalam mempraktikkannya.

Apa Itu Investasi?

Secara umum, investasi merupakan upaya penanaman modal yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu untuk meningkatkan nilainya sehingga bisa diperoleh keuntungan. 

Meski identik dengan saham atau surat-surat berharga, investasi juga bisa dilakukan melalui berbagai cara. Mulai dari berinvestasi produk-produk tertentu yang bersifat fisik sampai produk lain yang bersifat nonfisik.

Dalam investasi, dikenal juga istilah pengelolaan investasi. Istilah tersebut mengacu pada pengawasan dalam penanaman modal untuk mendapatkan keuntungan agar tetap sejalan dengan kebijakan dan aturan yang ada.

Baca juga: 5 Keuntungan Investasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Beberapa jenis investasi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia antara lain adalah investasi emas, properti, reksa dana, saham, dan surat-surat berharga. Jenis-jenis investasi tersebut dipilih sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing investor.

Intinya, kamu memerlukan uang atau modal untuk ditanamkan dalam jangka waktu tertentu sehingga bisa mendatangkan keuntungan di kemudian hari. Cara ini biasanya dilakukan untuk menghindari inflasi atau penyusutan nilai suatu produk yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Selain mendatangkan keuntungan, kamu juga bisa mempertahankan nilai aset yang kamu miliki jika menempatkan dana atau modal yang kamu miliki pada instrumen investasi yang tepat.

10+ Contoh Investasi Modal Kecil

Berikut ini adalah sejumlah contoh investasi modal kecil yang bisa kamu lakukan untuk mempertahankan nilai aset sekaligus meraup keuntungan jika dilakukan dengan strategi yang tepat.

1. Investasi perabotan rumah

Siapa bilang perabotan rumah tangga tidak bisa dijadikan sebagai aset investasi? Kamu bisa menjadikannya sebagai aset yang suatu saat bisa mendatangkan keuntungan, lho. Misalnya, furnitur atau perkakas rumah tangga berkualitas yang bisa tahan dalam jangka waktu 10 atau 20 tahun ke depan.

Jika kamu berniat untuk berinvestasi perabotan rumah, pastikan kamu membelinya dengan kualitas yang baik. Sebagai contoh, kamu membeli furnitur berbahan kayu jati grade A seharga Rp10 juta. Jika kamu memeliharanya dengan baik, maka kamu akan dapat menjualnya kembali dengan harga kompetitif di masa mendatang.

2. Investasi properti online

Banyak orang mengira kalau berinvestasi properti membutuhkan modal yang sangat besar. Pasalnya, harga rumah, tanah, ruko, atau apartemen memang terus meningkat tiap tahunnya. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena investasi ini bisa dilakukan dengan modal mulai dari Rp100 ribu saja. Bagaimana caranya?

Saat ini, ada investasi properti patungan yang biasa dilakukan secara online bernama property equity crowdfunding. Kamu bisa mengikutinya di berbagai aplikasi tepercaya yang menyediakan layanan tersebut. Dengan investasi ini, kamu bisa menanamkan modal sebesar 1% dari harga properti.

Baca juga: 9 Tips Belajar Investasi untuk Pemula

3. Investasi emas

Selain keuntungan yang bisa mencapai 12% per tahun dan tingkat likuiditasnya yang tinggi, berinvestasi emas juga menjadi pilihan banyak investor karena mudah dilakukan. Kamu bisa membeli emas dengan harga murah karena saat ini sudah tersedia berbagai macam jenis mini gold dengan gramasi kecil di butik emas.

Kamu juga bisa melakukan jual beli emas secara langsung di butik emas, pegadaian, toko emas, atau bahkan secara online. Jika ingin melakukan investasi secara online, pastikan kamu membeli emas di marketplace atau e-commerce atau menabung emas langsung di aplikasi investasi emas tepercaya, seperti Antam atau pegadaian.

4. Investasi barang antik

Sama seperti perabotan rumah berkualitas, barang antik yang dijadikan koleksi juga bisa menjadi aset berharga di kemudian hari. Apalagi, saat ini sudah banyak orang yang menghargai tingginya nilai barang antik.

Jika kamu menyukai barang antik, baik berupa peralatan rumah tangga, perkakas otomotif, aksesori etnik, maupun barang lainnya, pastikan kamu merawatnya dengan benar. Perhatikan tingkat kebersihan dan keamanan tempat penyimpanannya agar koleksi barang antik yang kamu miliki tidak mudah rusak sehingga nilainya akan lebih tinggi saat dijual di kemudian hari.

Baca juga: Tips Memulai Investasi Aman untuk Bantu Kelola Keuanganmu

5. Investasi reksa dana

Reksa dana merupakan instrumen investasi dengan tingkat risiko rendah yang sangat cocok untuk investor pemula. Ada empat jenis reksa dana yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan profil risiko, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

Kamu bisa mulai berinvestasi reksa dana mulai dari Rp10 ribu saja. Jika ingin berinvestasi reksa dana secara aman dan menguntungkan, kamu bisa menggunakan aplikasi BMoney yang bisa kamu akses melalui smartphone apa pun. Untuk kamu yang menggunakan Android, download aplikasinya di sini. Kamu yang menggunakan perangkat iOS bisa download aplikasinya di sini.

6. Investasi valas

Valuta asing (valas) adalah mata uang asing yang bisa digunakan dalam bertransaksi di masing-masing negara di dunia. Berinvestasi di instrumen ini berarti menanamkan modal dengan cara membeli mata uang asing negara tertentu. Misalnya, membeli mata uang asing seperti Dolar AS, Euro, Dolar Singapura, Dolar Hong Kong, Yen Jepang, Rial Oman, atau Dinar Kuwait.

Untuk menjalankan investasi modal kecil yang satu ini, kamu hanya perlu melakukan pembelian mata uang asing sesuai preferensi. Ingat, pastikan kamu membelinya saat harga mata uang tersebut sedang murah dan menjualnya kembali saat harga mata uang tersebut sedang naik.

7. Investasi deposito

Berinvestasi di produk simpanan perbankan ini bisa mendatangkan keuntungan karena tingkat suku bunganya lebih tinggi ketimbang tingkat suku bunga pada tabungan, yaitu sekitar 5 sampai 6 persen per tahun.

Selain mendatangkan keuntungan, berinvestasi deposito juga minim risiko karena sudah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) jika simpanan kamu mencapai Rp2 miliar. Soal setoran jangan khawatir karena sekarang sudah banyak bank digital yang menawarkan setoran awal deposito sebesar Rp200 ribu saja dengan tenor mulai dari seminggu sampai 24 bulan.

Baca juga: Jenis-jenis Obligasi yang Bagus untuk Mulai Investasi Kamu

8. Investasi pakaian dan barang branded

Meski awalnya ditujukan sebagai pelindung tubuh, pakaian dan item fashion lainnya kini sudah bisa menjadi aset investasi. Dalam hal pakaian, misalnya, kamu bisa membeli pakaian unik atau vintage era 70-an dan menjualnya kembali saat tren tersebut kembali melonjak.

Selain berinvestasi pakaian unik, kamu juga bisa berinvestasi barang-barang branded. Dengan membeli satu barang branded yang stoknya terbatas, kamu sudah berpotensi memperoleh keuntungan jutaan rupiah jika suatu saat menjual barang tersebut kepada kolektor fashion.

9. Investasi karya seni

Mirip dengan barang antik, karya seni juga bisa menjadi aset investasi yang menguntungkan. Meski lebih cocok dijadikan sebagai aset untuk mempercantik ruangan, kamu juga bisa memperoleh keuntungan dari beberapa jenis karya seni. Misalnya, lukisan, guci, kaligrafi, atau karya seni lain yang dibuat oleh seniman terkenal.

Bagaimana cara menjualnya? Tentu kamu harus bergabung dengan klub pecinta seni untuk bisa membuka lelang dengan harga yang cukup tinggi. Namun, kamu juga bisa menjualnya secara online di beberapa situs karya seni yang ada di Indonesia ataupun luar negeri.

10. Investasi kripto

Mata uang digital alias kripto menjadi salah satu aset yang sedang digemari investor belakangan ini. Investasi tersebut dinilai menguntungkan karena harganya bisa melonjak sewaktu-waktu. Tapi, tentu saja tingkat risikonya juga cukup tinggi karena fluktuasi bisa terjadi sangat cepat.

Kamu bisa berinvestasi atau melakukan trading kripto dengan modal mulai dari Rp10 ribu saja di aplikasi khusus cryptocurrency. Ingat, pastikan aplikasi yang kamu gunakan sudah mengantongi izin Bappebti, ya!

Baca juga: Apakah Kripto Halal sebagai Jenis Instrumen Investasi?

11. Investasi ternak

Peternakan bisa juga menjadi aset yang menguntungkan. Dengan membeli hewan ternak seharga Rp5 juta, misalnya, kamu sudah bisa memperoleh keuntungan 50% jika menjualnya ketika perayaan kurban atau Iduladha.

Beberapa jenis investasi ternak yang bisa kamu lakukan antara lain adalah ternak ayam, burung, lele, kambing, sapi,bebek, dan udang. Jangan lupa, perhatikan pakan dan kebersihan tempat ternakmu ya.

Itulah beberapa jenis investasi modal kecil yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal dengan modal minimum. Cari tahu informasi seputar bisnis dan investasi lainnya di BMoney.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!