Investasi Properti: Jenis, Keuntungan, dan Risikonya

Uji Agung Santosa

14 Maret 2022

Investasi properti dan keuntungannya (Foto:123rf.com)
Investasi properti dan keuntungannya (Foto:123rf.com)

Investasi di bidang properti kerap dianggap sebagai suatu hal yang sulit dilakukan, khususnya bagi generasi milenial atau karyawan kantoran. Pasalnya, investasi ini membutuhkan modal besar baik itu untuk membayar uang muka, cicilan bulanan, atau membelinya secara tunai. 

Padahal, investasi properti termasuk salah satu jenis investasi yang menjanjikan keuntungan besar loh. Sebagai bukti, harga properti selalu mengalami kenaikan setiap tahun. 

Selain itu, investasi properti bisa menghasilkan cash flow yang baik di masa depan. Itu artinya, kamu bisa mendapatkan pendapatan rutin yang didapatkan setiap periode dari investasi yang dilakukan. 

Jika kamu ingin berinvestasi properti, sebaiknya jangan ditunda. Sebab, semakin ditunda, harga properti bakal semakin mahal. Setidaknya, jangan menunda mengumpulkan uang muka alias down payment. Sebab, itu langkah pertama untuk memiliki properti. 

Agar kamu memiliki informasi lebih jelas tentang investasi properti, yuk simak penjelasan berikut. 

Definisi investasi properti

Pengertian investasi properti
Pengertian investasi properti

Secara singkat, investasi properti merupakan pembelian properti real estate yang bertujuan menghasilkan Return of Investment (ROI) baik dari hasil sewa, penjualan, maupun keduanya. Dengan kata lain, investor tidak membeli properti tersebut sebagai tempat tinggal pembelinya. 

Pengertian lain investasi properti adalah jenis investasi yang berkaitan dengan pembelian, kepemilikan, penyewaan, pengelolaan, dan penjualan real estate untuk menghasilkan keuntungan atau profit. 

Jika dilihat dari jangka waktu investasinya, investasi properti merupakan investasi yang cukup fleksibel, yang dapat dilakukan untuk investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang.

Perbedaan antara investasi bidang properti dengan jenis investasi lainnya yakni terletak pada jenis aset yang dikelola. Adapun yang dimaksud dengan aset properti di sini adalah sebidang tanah dan semua hal-hal di atas tanah tersebut, seperti bangunan, rumah, jalanan, dan lainnya. 

Baca juga: 15 Pertanyaan tentang Investasi yang Paling Sering Muncul dan Jawabannya

Jenis-jenis investasi properti

Bagi kamu yang tertarik untuk berinvestasi properti, rasanya kurang afdol jika belum mengetahui apa saja jenis-jenisnya. 

Berikut penjelasan lengkap mengenai jenis investasi properti:

1. Investasi properti gedung perkantoran

Salah satu investasi properti yang banyak diminati para pengusaha adalah investasi gedung perkantoran. Sebabnya, gedung perkantoran bisa mendatangkan keuntungan paling besar dibandingkan jenis properti yang lainnya. 

2. Investasi properti untuk lahan

Investasi lahan merupakan kegiatan investasi yang berkaitan dengan jual beli tanah kosong, tanah yang sudah ada bangunannya, atau tanah berkaveling. Capital gain atau keuntungan pada investasi ini sangat bergantung pada lokasi lahan tersebut. 

3. Investasi properti untuk ritel dan perdagangan

Beberapa contoh investasi properti untuk ritel dan perdagangan antara lain mal atau pusat perbelanjaan dan ruko yang memiliki lokasi strategis di jalan raya. Keuntungan investasi ini adalah tingkat pengembalian yang lebih stabil dibandingkan gedung perkantoran karena sewa yang dilakukan pelaku ritel lebih lama. 

4. Investasi properti untuk hunian 

Investasi hunian memiliki kaitan erat dengan kegiatan jual beli rumah yang berfungsi sebagai tempat tinggal. Investasi ini memiliki prospek cerah karena tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan primer di masyarakat. Pada pasar yang normal, tingkat hunian akan tetap tinggi dan mampu memberikan pendapatan yang stabil.

5. Investasi properti untuk industri atau manufaktur

Dalam melakukan investasi properti untuk industri, biaya operasional yang dikeluarkan biasanya lebih rendah ketimbang investasi properti di gedung perkantoran. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain investasi di bidang pergudangan, manufaktur, tempat penelitian, dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Baca juga: Pengertian Manajer Investasi dan Tips Memilih yang Terbaik

Keuntungan investasi properti

keuntungan investasi properti
keuntungan investasi properti

Investasi properti masih menjadi pilihan bagus bagi investor karena bisa memberikan keuntungan yang menjanjikan. Sebenarnya, apa saja keuntungan dari investasi properti?

- Harga properti selalu naik setiap tahunnya

Bukan rahasia lagi, harga properti atau tanah selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Inilah yang menjadi keuntungan jika kamu memilih untuk berinvestasi properti. 

Baca juga: Mengenal Reksadana Saham dan Risiko-risikonya

- Memiliki Capital gain yang cukup besar

Pada saat seorang investor ingin menjual propertinya, hal ini sangat menguntungkan karena memiliki capital gain yang besar. Apalagi jika ternyata properti yang akan dijual memiliki lokasi rumah yang strategis. Sudah dipastikan, investor akan mengantongi capital gain yang tidak sedikit. 

- Bisa dilihat secara fisik

Dengan melakukan investasi properti, seorang investor bisa melihat langsung wujud dari properti tersebut. Hal ini berbeda jika kamu memilih investasi saham, reksadana, atau obligasi yang tidak bisa dilihat wujudnya. 

- Investasi jangka panjang

Investasi properti termasuk sebagai salah satu investasi jangka panjang karena perkembangan setiap tahunnya selalu meningkat dengan baik. 

- Bisa menjadi agunan saat mengajukan pinjaman

Jika sewaktu-waktu membutuhkan pinjaman dari bank, kamu bisa memanfaatkan properti yang dimiliki sebagai agunan. Apalagi pihak bank sangat menyukai agunan berupa properti karena lebih menjanjikan. 

Baca juga: Apa Itu Investasi Bodong? Kenali Ciri dan Jenisnya di Sini

Risiko investasi properti

risiko investasi properti
risiko investasi properti

- Membutuhkan modal besar

Investasi properti membutuhkan modal yang cukup besar, karena harga properti dimulai dari ratusan juta rupiah. 

- Rawan bencana

Dapat dikatakan, salah satu risiko investasi properti adalah rawan bencana. Sebut saja banjir, kebakaran, gempa bumi, dan lainnya. Agar aman, kamu harus menutupi risiko tersebut lewat asuransi. Ini artinya, kamu harus mengeluarkan dana tambahan untuk membayar premi agar bisa mendapatkan manfaat asuransi properti.

Baca juga: Apa Itu Investasi Saham? Keuntungan, Risiko, dan Cara Membelinya

- Tidak likuid

Risiko lain investasi properti adalah tidak likuid karena sulit dijual cepat. Hal ini akan menyulitkan saat kamu membutuhkan dana mendesak. Butuh waktu yang cukup lama untuk menjual atau menggadaikannya. 

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!