8 Keuntungan Investasi Emas Serta Risikonya

Uji Agung Santosa

14 Maret 2022

Keuntungan investasi emas yang perlu kamu ketahui (Foto:123rf.com)
Keuntungan investasi emas yang perlu kamu ketahui (Foto:123rf.com)

Hingga kini, emas masih menjadi alat investasi yang difavoritkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan emas tidak hanya populer sebagai perhiasan, namun juga dianggap sebagai pilihan investasi yang menguntungkan. 

Ada beberapa alasan mengapa investasi emas sangat tepat dilakukan oleh investor pemula. Salah satunya, investasi emas bisa dilakukan dengan modal terbatas cukup berbeda dengan tipe investasi lain seperti investasi reksadana. Sebab, kamu bisa menyesuaikan pembelian emas dengan uang yang kamu miliki. 

Alasan lainnya adalah, investasi emas termasuk ke dalam jenis investasi dalam profil risiko yang relatif rendah. Di sisi lain, ada banyak investasi emas yang dapat dipilih. Sebut saja investasi emas dalam bentuk perhiasan, investasi emas dalam koin, dan investasi emas dalam bentuk batangan. 

Kamu juga bisa melakukan investasi emas dalam bentuk tabungan emas yang berfungsi sebagai dana pendidikan, membeli rumah, biaya naik haji, hingga biaya berlibur ke luar negeri. Agar kamu lebih memahami lebih jauh, yuk disimak apa saja keuntungan dan risiko berinvestasi emas.

Baca juga: Apa Itu Investasi Bodong? Kenali Ciri dan Jenisnya di Sini

Keuntungan investasi emas

Keuntungan investasi emas
Keuntungan investasi emas

Berikut adalah keuntungan-keuntungan investasi emas:

1. Bebas biaya administrasi

Saat kamu memutuskan untuk melakukan investasi emas, kamu akan terbebas dari biaya administrasi dan pajak. Bandingkan dengan menabung uang di bank, di mana kamu akan dikenakan biaya administrasi. 

Ilustrasi lainnya, jika kamu melakukan investasi di lembaga investasi lain, kamu juga akan dikenakan biaya perantara (broker), biaya administrasi, dan pajak. 

2. Emas melindungi aset dari inflasi dan deflasi

Investasi emas dapat melindungi aset kamu dari inflasi dan deflasi. Sementara, jika menyimpan aset dalam bentuk investasi lain, kamu kemungkinan akan terkena dampak inflasi yang sangat besar. 

3. Harga emas cenderung mengalami kenaikan

Investasi emas merupakan investasi yang menjanjikan karena bisa memberikan keuntungan menarik bagi kamu. Sebagai contoh, harga emas cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya serta jarang mengalami penurunan yang dalam jumlah yang signifikan.

4. Mudah dicairkan atau likuid

Saat membutuhkan uang dalam kondisi mendesak, kamu pasti akan mencairkan investasi yang dimiliki. Hanya saja, tidak semua jenis investasi dapat dicairkan dengan mudah. 

Kamu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencairkan investasi dalam bentuk rumah, kendaraan, barang seni, dan sebagainya. 

Berbeda dengan investasi emas. Proses pencairan investasi emas sangat mudah sekali. Kamu bahkan bisa menjualnya di toko-toko emas di pasar saat membutuhkan dana mendesak.

Baca juga: Mengenal Reksadana Saham dan Risiko-risikonya

5. Tahan lama

Nilai emas tidak akan berubah meskipun terbakar, terendam air, atau terkena bencana alam. Itulah sebabnya, emas kerap disebut sebagai logam mulia yang tahan di segala situasi. 

Hal tersebut berbeda dengan jenis investasi lain seperti surat berharga, kendaraan, properti, dan karya seni yang nilainya akan hilang apabila mengalami kebakaran, terendam air, atau bencana alam. 

6. Aset yang bisa dipegang (tangible asset)

Investasi emas merupakan aset yang bisa dipegang atau istilah asingnya tangible asset. Maksudnya, apabila kamu menitipkan aset kepada orang lain atau lembaga keuangan, kamu memerlukan waktu untuk mengurus proses pencairannya. 

Sementara emas dapat simpan di rumah atau di bank. Dengan kata lain, Investor emas memegang tangible asset sehingga tidak perlu bergantung kepada orang atau lembaga lain.

7. Mudah dipindahkan (portabel)

Emas merupakan aset yang mudah untuk dipindahkan (portabel). Sebagai contoh, emas seberat 1 kilogram dapat dibawa dengan memasukkannya ke dalam tas tangan sehingga tidak mengundang perhatian orang yang berniat jahat.

8. Berisiko rendah

Nilai emas selalu naik dan diprediksi akan terus mengalami kenaikan di masa mendatang. Selain itu, nilai emas juga tidak akan mengalami penyusutan karena tidak dikenakan biaya administrasi dan pajak. Itu sebabnya, investasi emas dinilai berisiko rendah.

Baca juga: Apa Itu Investasi Saham? Keuntungan, Risiko, dan Cara Membelinya

Risiko investasi emas

Risiko investasi emas
Risiko investasi emas

1. Risiko kehilangan emas

Salah satu risiko investasi emas adalah risiko kehilangan emas yang terbilang tinggi. Apalagi jika emas berbentuk perhiasan yang digunakan sehari-hari. 

Emas yang bernilai tinggi bisa memicu aksi kejahatan seperti pencurian atau perampokan. Apalagi jika kamu tidak memiliki penyimpanan khusus untuk emas. 

Untuk menghindar dari risiko kehilangan emas perhiasan, pakailah perhiasan hanya pada acara penting dan tempat yang dinilai aman untuk mengenakan perhiasan tersebut.

Selain itu, kamu dapat menyimpan perhiasan emas dalam kotak besi brankas, menggunakan fasilitas pool account atau safety deposit box.

2. Emas tidak cocok untuk investasi jangka pendek

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas, kamu perlu mengetahui bahwa harga emas  bersifat fluktuatif karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Sebut saja tingkat suku bunga dan kondisi perekonomian. Untuk itu, harga emas membutuhkan jangka waktu yang lama agar naik secara signifikan.

Itu sebabnya, investasi emas sangat tepat dilakukan untuk jangka waktu menengah hingga jangka panjang. Pasalnya, jika melakukan investasi emas jangka pendek, hal itu tidak memberikan keuntungan investasi yang signifikan. 

3. Pergerakan harganya tergantung pada kondisi ekonomi suatu negara

Salah satu pemicu yang menyebabkan naik turunnya harga emas adalah berbagai situasi yang terjadi di sekeliling kita, mulai politik, ekonomi, krisis, resesi, atau bahkan perang. 

Kamu bisa membayangkan, saat kondisi ekonomi dan politik berada dalam situasi yang kacau balau, banyak orang memburu emas karena dianggap bisa dijadikan sebagai penyelamat. Saat kondisi seperti ini, emas disebut sebagai safe haven. Itu sebabnya, harga emas akan melesat saat terjadi krisis. 

Sebaliknya, harga emas cenderung melambat ketika kondisi ekonomi negara stabil. Hal ini dikarenakan saat kondisi ekonomi sedang baik-baik saja, maka akan mendorong masyarakat untuk konsumsi yang sewajarnya pula.

Saat kondisi stabil, investor akan kembali berani mengambil risiko. Dan mereka pun kembali memburu aset-aset investasi yang berisiko. 

Ada tiga alasan mengapa investor akan berburu emas saat ekonomi sedang tidak menentu atau terjadi gejolak geopolitik. Kesatu, nilai emas tetap terjaga meski terjadi inflasi atau deflasi. 

Kedua, nilai emas tetap terjaga meski terjadi krisis ekonomi atau perang. Ketiga, permintaan akan emas tidak berkurang seiring dengan ketersediaan emas yang terbatas. 

Baca juga: Pengertian Manajer Investasi dan Tips Memilih yang Terbaik

4. Rawan penipuan

Tingginya minat dalam melakukan investasi emas dijadikan peluang oleh oknum tak bertanggung jawab dengan menjual emas palsu. 

Salah satu modus pemalsuan yang pernah terjadi adalah pemalsuan emas batangan yang di dalamnya dimasukkan besi. Sehingga, ketika diperiksa, kadar emas pada permukaannya tetap bagus walaupun di dalamnya bukan logam mulia.

Contoh modus penipuan emas lainnya adalah money games yang berupa arisan berantai. Biasanya, investasi emas ini menawarkan peluang usaha atau bisnis yang menjanjikan tingkat keuntungan yang fantastis. 

Semisal kamu tergiur untuk bergabung dalam investasi ini, kamu diharuskan memasarkan secara mulut ke mulut ke semua orang, baik itu keluarga, teman, rekan kerja, dan kenalan lainnya agar mau ikut menanamkan modalnya di tempat yang sama. Modus ini disebut multi level marketing (MLM).

Namun, yang terjadi pada akhirnya adalah bonus yang dijanjikan tidak sesuai atau bahkan zonk alias nol. Dana investasi yang kamu tanamkan pun ikut raib entah ke mana.

Keuntungan investasi emas Antam

Keuntungan investasi emas antam
Keuntungan investasi emas antam

Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu risiko investasi emas adalah rawan penipuan dan pemalsuan. Nah, untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa memilih untuk berinvestasi emas Aneka Tambang (Antam). 

Baca juga: Reksadana Pasar Uang, Pilihan Investasi Menguntungkan untuk Pemula

Informasi saja, emas Antam merupakan emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk. Adapun keuntungan investasi emas Antam antara lain:

1. Memiliki ciri-ciri unik yang sulit untuk dipalsukan

2. Memiliki sertifikat, yang isinya menjelaskan tentang dimensi emas, berat emas, kadar kemurnian emas, serta nomor seri dari emas tersebut

Agar terhindar dari aksi penipuan, kamu bisa membeli emas di Antam langsung atau distributor resminya, seperti PT Pegadaian.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!