Perbedaan Investasi dan Trading yang Perlu Kamu Ketahui

Imanuel Kristianto

22 Agustus 2022

Perbedaan investasi dan trading (Foto: 123rf)
Perbedaan investasi dan trading (Foto: 123rf)

Secara umum, ada dua jenis pendekatan yang biasa dilakukan untuk menghasilkan uang dari pasar, yaitu investasi dan trading. Meski keduanya menggunakan aset atau instrumen sejenis, ada perbedaan investasi dan trading yang mesti diketahui.

Lihat inspirasi keuangan lainnya di sini.

Investasi pada dasarnya merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membangun aset atau kekayaan dalam jangka panjang, sedangkan trading adalah kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan keuntungan dalam jangka pendek, bahkan waktu yang relatif singkat. 

Hal paling umum yang membedakan investasi dengan trading adalah penyebutan untuk pelaku keduanya. Jika investor adalah orang yang menjalankan kegiatan investasi, maka trader adalah orang yang menjalankan kegiatan trading.

Tapi, masih ada perbedaan investasi dan trading lainnya yang perlu diketahui. Apa saja? Simak penjelasan berikut.

Baca juga: Cara Investasi Dollar yang Menguntungkan untuk Pemula

Perbedaan Investasi dan Trading

perbedaan investasi dan trading
Perbedaan investasi dan trading (123rf)

Meski sudah dijelaskan sekilas tentang perbedaan investasi dan trading, banyak orang masih bingung atau membutuhkan penjelasan lebih rinci tentang perbedaan antara kedua kegiatan keuangan tersebut. Selain terdapat perbedaan dalam penyebutan nama pelaku dan jangka waktu yang digunakan, berikut adalah beberapa hal yang membedakan antara investasi dan trading.

1. Tujuan 

Saat akan melakukan investasi atau trading, tentu pelakunya punya tujuan. Jika investasi bertujuan untuk membangun aset atau kekayaan jangka panjang atau rentang waktu yang lama, maka trading bertujuan untuk memperoleh keuntungan secara instan dalam jangka pendek alias rentang waktu yang singkat.

Sebagai contoh, seorang investor dalam instrumen saham melakukan investasi untuk menghasilkan kekayaan dengan membeli saham yang nilainya bagus dan menahannya selama beberapa waktu sebelum saham tersebut dijual kembali dengan harga tinggi. Sementara itu, seorang trader akan membeli saham untuk dijual kembali dalam jangka waktu yang sangat singkat. 

Untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian dan penjualan, diperlukan beberapa pertimbangan. Misalnya, dalam berinvestasi, keputusan pembelian atau penjualan tidak dipengaruhi oleh tingkat fluktuasi pasar karena yang dituju adalah tujuan jangka panjang.

Lain halnya dengan keputusan yang harus diambil trader untuk memperoleh keuntungan. Seorang trader harus jeli dalam melihat fluktuasi pasar karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan. Kalau salah melangkah, bisa jadi kerugian yang didapat.

Jangka waktunya sendiri juga berbeda-beda. Investasi jangka panjang biasanya dilakukan dalam jangka waktu tiga tahun sampai puluhan tahun. Sementara itu, trading dilakukan dalam jangka waktu harian atau mingguan.

Baca juga: Cara Menggunakan Harmonic Pattern dalam Trading Forex

2. Risiko 

Setelah menentukan tujuan untuk melakukan investasi atau trading, tentu para pelaku kedua kegiatan keuangan tersebut harus melihat atau mempertimbangkan profil risiko yang ada. Hal ini menjadi penting karena tiap transaksi di pasar modal memiliki potensi keuntungan dan tingkat risiko yang berbeda.

Suatu investasi bisa dibilang memiliki tingkat risiko yang rendah jika potensi keuntungannya juga rendah dan bisa diperoleh dalam jangka waktu yang relatif singkat. Sebaliknya, suatu jenis investasi yang berpotensi memberikan keuntungan tinggi cenderung memiliki tingkat risiko yang juga tinggi.

Dalam dunia trading, hampir tiap transaksi yang dilakukan memiliki tingkat risiko kerugian yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh ketergantungan kegiatan trading terhadap tingkat fluktuasi pasar, baik pasar saham maupun instrumen lain seperti valuta asing dan komoditas. Namun, tentu saja keuntungan yang diperoleh dari trading jangka pendek ini lebih besar ketimbang investasi jangka panjang.

Jadi, jika dalam berinvestasi kamu dapat memilih mana instrumen yang sesuai dengan profil risikomu, maka dalam melakukan trading, kamu harus siap dengan tingkat risiko yang ada.

Baca juga: Cara Menggunakan Fibonacci Retracement untuk Trading

3. Profil pelaku

Perbedaan investasi dan trading selanjutnya adalah profil pelaku. Hal ini berhubungan erat dengan tingkat risiko atas kedua kegiatan keuangan tersebut. Dalam kegiatan investasi, seorang investor dapat memiliki profil risiko yang rendah dengan cara mempelajari fundamental perusahaan dan potensi sektor bisnis tersebut.

Setelah mengetahui profil risikonya, para investor akan melakukan pembelian saham yang sesuai dengan tingkat risiko yang dimilikinya dan menahan saham tersebut dalam jangka waktu tertentu. Strategi investasi ini dilakukan untuk menciptakan kekayaan dengan bunga majemuk dan perolehan keuntungan atau dividen.

Sementara itu, kegiatan trading hanya akan dan bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki profil risiko tinggi. Para trader biasanya merupakan orang yang siap mengalami kerugian besar dalam rentang waktu singkat. Oleh karena itu, seorang trader dituntut untuk piawai dalam melakukan analisis teknikal saham, melihat fluktuasi pasar dengan cermat, dan mengambil keputusan secara tepat.

Dengan begitu, seorang trader akan mampu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian atau penjualan aset yang dimilikinya. Orang yang terjun ke dunia trading harus terlibat secara aktif di pasar sehingga mampu menemukan waktu pembelian dan penjualan yang tepat untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.

Baca juga: Apakah Trading Halal atau Haram? Begini Hukumnya Menurut Islam dan Fatwa MUI

4. Manfaat yang diperoleh & elemen penyerta

Inilah salah satu indikator yang merupakan perbedaan investasi dan trading, yaitu manfaat yang diperoleh dari kedua aktivitas tersebut dan elemen pelindung yang menyertainya. 

Dalam berinvestasi, seorang investor dapat memperoleh manfaat berupa dividen, bonus, pemecahan saham, dan lain-lain. Sementara itu, dalam trading, seorang trader hanya akan memperoleh manfaat berupa keuntungan yang sangat besar dari penjualan aset yang dilakukan secara tepat.

Jika kamu merupakan pelaku pemula dalam dunia investasi dan trading, maka perlu diingat bahwa keuntungan besar yang diperoleh dari aktivitas trading bukan semata-mata hasil transaksi belaka. Kamu juga perlu menerapkan strategi trading yang tepat agar dapat melihat pergerakan harga di pasar secara cermat. 

Selain manfaat, ada juga perbedaan investasi dan trading dalam hal elemen pelindung yang menyertai kedua aktivitas tersebut. Dalam dunia investasi, terjadinya penurunan harga saham tidak berpengaruh signifikan terhadap kerugian yang mungkin dirasakan investor.

Jika investor sudah melakukan pembelian saham perusahaan yang memiliki fundamental yang kuat, maka harga saham perusahaan tersebut akan pulih seiring berjalannya waktu. Apalagi, tujuan investasi yang dilakukan merupakan tujuan jangka panjang.

Baca juga: 10 Cara Bermain Saham untuk Pemula, Aman dan Minim Risiko

Dalam hal ini, investor hanya perlu memperhatikan kinerja perusahaan secara kuartal atau tahunan dan seberapa besar keuntungan yang diperoleh para investor dari kinerja perusahaan tersebut.

Beda halnya dengan trading yang nilai keuntungannya akan sangat dipengaruhi oleh tingkat fluktuasi harga harian atau mingguan. Oleh karena itu, dibutuhkan elemen pelindung stop loss sebagai batasan kerugian yang mungkin dialami oleh seorang trader

Batasan kerugian tersebut tidak ditentukan oleh orang lain atau pasar, melainkan oleh trader itu sendiri. Jadi, jika pergerakan harga di pasar tidak sesuai dengan keinginan trader dan menyentuh stop loss, maka order yang dilakukan adalah berhenti secara otomatis sehingga posisi yang dipegang trader saat itu akan terjual.

Sebaliknya, saat posisinya menguntungkan, trader memiliki elemen pelindung yang dinamakan take profit. Limit tersebut digunakan untuk membatasi berapa banyak keuntungan yang ingin diterima oleh seorang trader sehingga jumlahnya sesuai dengan keinginan atau rencana yang sudah ditentukan.

Demikianlah penjelasan mengenai apa saja perbedaan investasi dan trading yang perlu kamu ketahui. Jika kamu masih membutuhkan informasi lain seputar investasi, kunjungi laman BMoney atau download aplikasinya di Play Store atau App Store.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!