Pergerakan Saham Selama Ramadan di Indonesia

Daniel Esaputra Yoan

11 Maret 2024

Pergerakan Saham Selama Ramadan di Indonesia (freepik.com)
Pergerakan Saham Selama Ramadan di Indonesia (freepik.com)

Indonesia bersiap menyongsong kedatangan bulan Ramadan. Penetapan awal Ramadan menjadi perhatian utama, dimana pemerintah menunggu hasil sidang Isbat, sementara Muhammadiyah telah menetapkannya pada hari Senin (11/3/2024).

Baca juga: Akuntabel: Pengertian, Prinsip Jenis dan Contoh Pelaksanaannya

Saat Ramadan tiba, saham-saham dari perusahaan ritel menjadi incaran banyak investor. Selain ritel, saham sektor konsumer dan bahkan manajemen restoran juga berpotensi mengalami peningkatan saat Ramadan tiba.

Pergerakan Saham Selama Bulan Puasa

Peningkatan konsumsi masyarakat mendorong kenaikan saham sektor ritel. Begitu juga dengan saham konsumer, dimana banyak orang menggunakan uangnya untuk membeli makanan atau minuman di luar kebutuhan sehari-hari, terutama untuk sahur atau buka puasa.

Namun, saham-saham konsumer biasanya lebih terdorong di awal Ramadan, karena minat beli terutama berkaitan dengan pakaian baru, yang cenderung meningkat menjelang akhir Ramadan atau Lebaran.

Selain saham ritel dan konsumer, saham restoran juga memiliki potensi karena banyak orang yang akan berbuka puasa di luar rumah dan mengunjungi restoran untuk kebutuhan berbuka, baik dengan keluarga maupun rekan.

Ada beberapa saham konsumer yang dapat mengalami kenaikan selama Ramadan, seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan beberapa lainnya.

Baca juga: Pengertian Suku Bunga dan Efeknya ke Beban Pinjamanmu

Ada juga saham konsumer yang mungkin terhambat peningkatannya karena masih adanya boikot terhadap produk-produk yang berhubungan dengan Israel.

Sebelum memasuki Ramadan, kinerja saham-saham konsumer bervariasi hingga akhir pekan lalu. Beberapa mengalami kenaikan, namun ada juga yang melemah, dan beberapa stagnan. Berikut adalah pergerakan saham konsumer pada Jumat lalu.

Pergerakan Saham Consumer Goods

Saham Kode Saham Harga Terakhir Perubahan
Cisarua Mountain Dairy CMRY 4,600 4.55%
Garudafood Putra Putri Jaya GOOD 432 2.86%
Indofood CBP Sukses Makmur ICBP 10,775 0.70%
Indofood Sukses Makmur INDF 6,350 0.00%
Ultra Jaya Milk Industry ULTJ 1,695 0.00%
Nippon Indosari Corpindo ROTI 1,190 −0.42%
Kino Indonesia KINO 1,400 −1.06%
Mayora Indah MYOR 2,340 −1.27%
Unilever Indonesia UNVR 2,660 −2.56%

* Data penutupan perdagangan Jumat, 8 Maret 2024, Source: RTI

Sementara dalam kategori saham ritel, terdapat beberapa yang kemungkinan akan mendapatkan dorongan akibat Ramadan, namun tampaknya efeknya baru akan terasa menjelang akhir Ramadan atau saat mendekati perayaan Lebaran.

Baca juga: Fixed Asset: Pengertian, Jenis, Karakteristik, dan Manfaatnya

Contohnya, saham-saham peritel fashion seperti PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Namun, disayangkan, hanya LPPF yang mencatatkan kenaikan harga pada penutupan perdagangan Jumat lalu.

Pergerakan Saham Retail

Saham Kode Saham Harga Terakhir Perubahan
Mitra Adiperkasa MAPI 1,885 −4.80%
Hero Supermarket HERO 770 −3.14%
Supra Boga Lestari RANC 575 −2.54%
Matahari Putra Prima MPPA 52 −1.89%
Midi Utama Indonesia MIDI 436 −0.46%
Ramayana Lestari Sentosa RALS 492 0.00%
Sumber Alfaria Trijaya AMRT 2,790 1.09%
Matahari Department Store LPPF 1,700 1.19%

* Data penutupan perdagangan Jumat, 8 Maret 2024, Source: RTI

Selanjutnya, saham-saham di sektor restoran juga diprediksi akan mendapat keuntungan karena banyak masyarakat yang akan berbuka puasa di restoran. Sayangnya, beberapa saham di sektor restoran justru tidak menunjukkan pergerakan signifikan.

Baca juga: Tick Saham: Pengertian, Aturan, dan Fungsinya

Sebagai contoh, saham dari perusahaan pengelola restoran KFC, yaitu PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), mengalami penurunan sebesar 1,37% menjadi Rp 720 per saham pada Jumat lalu.

Selain dari sektor konsumer, ritel, dan restoran, terdapat juga saham-saham di sektor telekomunikasi dan transportasi yang berpotensi mendapat keuntungan akibat Ramadan dan Lebaran.

Namun, efek dari Ramadan dan Lebaran terhadap saham-saham di sektor telekomunikasi dan transportasi baru akan terasa pada minggu terakhir Ramadan atau menjelang Lebaran, terutama saat masa arus mudik.

Secara khusus, untuk saham-saham di sektor transportasi, karena jumlah emiten yang berfokus pada transportasi penumpang masih terbatas di Indonesia, dan sebagian besar adalah emiten ekspedisi, dampak dari arus mudik cenderung tidak sebesar yang dialami oleh saham-saham di sektor konsumer, ritel, dan restoran.

Mulai Investasi di BMoney Sekarang!

Ingin merencanakan masa depan keuangan yang lebih baik? Dengan BMoney, Anda dapat mengakses berbagai produk investasi seperti saham dan reksa dana, dan analisis pasar.

Selain itu, fitur-fitur seperti investasi otomatis dan diversifikasi portofolio memudahkan Anda dalam mengelola risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan.

Baca juga: Intip Saham LQ45 yang Kerap Naik Saat Pemilu

Jangan biarkan kesempatan investasi lewat begitu saja. Unduh aplikasi BMoney sekarang dan mulai investasi untuk masa depan keuangan yang lebih baik. Dengan BMoney, jalan menuju kebebasan finansial ada di ujung jari Anda.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!