Mengenal Psikologi Trading, Faktor Penting di Balik Kesuksesan Investasi Saham

Uji Agung Santosa

02 November 2023

Mengenal Psikologi Trading (123rf.com)
Mengenal Psikologi Trading (123rf.com)

Dalam trading saham, psikologi sejatinya merupakan salah satu faktor terpenting, tetapi sering kali diabaikan. Padahal, ada setidaknya 3 hal yang dapat menentukan kesuksesan seorang trader, yakni metode terkait analisis pasar, keuangan yang terkait dengan risiko atau pengelolaan keuangan, dan pikiran (mind) yang terkait erat dengan dengan psikologi.

 

Ketidakmampuan mengendalikan emosi dan psikologi trading yang buruk dapat menyebabkan kegagalan dalam perdagangan, bahkan jika seorang trader memiliki strategi analisis pasar dan manajemen risiko yang baik. Oleh sebab itu, memahami psikologi trading menjadi penting.

Baca juga: Mau Sukses Trading Saham? Jalankan Tips Trading for Living Ini! 

Pengertian Psikologi Trading

Psikologi trading adalah cabang psikologi yang berkaitan dengan perasaan, keyakinan, dan perilaku seorang trader saat mereka terlibat dalam kegiatan perdagangan di pasar keuangan, seperti saham, mata uang, komoditas, atau instrumen keuangan lainnya. 

Cabang psikologi ini mencakup pemahaman tentang bagaimana emosi, persepsi, dan psikologi individu dapat memengaruhi pengambilan keputusan investasi dan hasil perdagangan.

Trader yang menguasai aspek psikologi trading cenderung lebih berhasil dalam jangka panjang, pun dapat menghindari kesalahan yang disebabkan oleh emosi dan ketidakstabilan psikologis. 

Aspek Penting dalam Psikologi Trading

Ada sejumlah aspek penting dalam psikologi trading yang membuatnya berperan dalam kesuksesan seorang trader, di antaranya sebagai berikut.

1. Kendali Diri

Psikologi trading melibatkan kemampuan untuk mengendalikan emosi, seperti keserakahan dan ketakutan. Trader yang dapat mengendalikan emosi mereka cenderung membuat keputusan trading yang lebih rasional dan bijaksana.

2. Kemampuan Pengambilan Keputusan

Psikologi trading membantu trader dalam membuat keputusan trading yang tepat. Dengan pemahaman yang baik tentang psikologi, seorang trader akan lebih mampu mengambil keputusan berdasarkan analisis daripada emosi.

3. Manajemen Risiko

Psikologi trading membantu dalam manajemen risiko. Trader yang memahami resiko dan mampu mengendalikan emosinya cenderung menjaga manajemen risiko yang baik, termasuk penggunaan stop-loss dan batasan kerugian.

4. Konsistensi

Trader yang memiliki kendali diri dan pemahaman psikologi trading yang baik cenderung lebih konsisten dalam hasil perdagangan mereka. Mereka tidak akan terlalu dipengaruhi oleh fluktuasi pasar atau keputusan impulsif.

5. Pengetahuan Diri

Psikologi trading membantu seorang trader untuk mengenal diri mereka sendiri, termasuk kelemahan dan kekuatan mereka dalam perdagangan. Dengan pengetahuan ini, mereka dapat memaksimalkan kelebihan mereka dan mengatasi kelemahan mereka.

6. Manajemen Stres

Trading bisa menjadi aktivitas yang sangat stres, terutama ketika menghadapi kerugian atau volatilitas pasar yang tinggi. Psikologi trading membantu trader dalam mengelola stres dan tetap tenang dalam situasi sulit.

7. Kepatuhan Terhadap Rencana Trading

Trader yang memiliki pemahaman yang baik tentang psikologi trading lebih cenderung untuk tetap patuh terhadap rencana trading mereka. Mereka tidak akan mengambil keputusan impulsif yang bertentangan dengan rencana mereka.

Baca juga: Gampang, Begini Cara Membuat Trading Plan Saham! 

Aspek Psikologi yang Kerap Menghambat Trader

Aspek Psikologi yang Mempengaruhi Trader (123rf.com)
Aspek Psikologi yang Mempengaruhi Trader (123rf.com)

Saat memasuki dunia saham, investor atau trader sering kali dipengaruhi oleh ekspektasi kesuksesan. Namun, realitasnya malah tak seindah yang dibayangkan. Hal itu karena beberapa aspek psikologi yang kerap menghambat, di antaranya sebagai berikut.

1. Harapan

Saat memulai perdagangan, aspek psikologi yang pertama kali muncul adalah harapan. Para trader umumnya memiliki harapan besar untuk meraih imbal hasil yang signifikan, bisnis yang sukses, dan lain-lain. Ini memicu semangat dalam mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya saat memulai investasi saham. Biasanya, aspek psikologi ini sangat kuat pada trader pemula.

2. Panik 

Rasa panik sering kali muncul ketika seorang trader menghadapi situasi yang tak terduga dan di luar ekspektasi, terutama jika mereka belum memiliki strategi atau pengalaman yang memadai. Perasaan panik ini bisa memicu pengambilan keputusan yang buruk karena trader merasa tidak tahu bagaimana menghadapi situasi tersebut.

3. Depresi 

Aspek ini muncul ketika seorang trader mengalami serangkaian kegagalan yang belum pernah dialami sebelumnya. Kejadian ini bisa menghantam psikologi trader dengan keras. Banyak trader yang gagal merasa depresi dalam jangka panjang, karena memerlukan waktu untuk pulih dan mendapatkan kembali ketenangan pikiran untuk kembali mengambil keputusan.

Baca juga: Pengertian Margin Trading Saham, Keuntungan dan Risikonya 

Cara Melatih Psikologi Trading

Trader yang sukses pasti mampu mengendalikan diri. Mengendalikan diri sendiri merupakan tantangan yang sulit, tetapi dapat dipelajari. Berikut cara untuk melatih keterampilan ini.

1. Menetapkan Tujuan yang Realistis 

Sejak awal, penting untuk membuat keputusan yang bijak. Buat target keuntungan yang realistis berdasarkan analisis pasar yang telah dilakukan. Selanjutnya, manajemen posisi adalah kunci. Jika kamu mencapai target tersebut, pertimbangkan untuk menghentikan trading.

2. Manajemen Risiko yang Baik 

Pahami bahwa tidak setiap perdagangan akan menghasilkan keuntungan. Kamu mungkin perlu membuka beberapa posisi berdasarkan analisis grafik. Dalam situasi seperti ini, penting untuk mengatur manajemen risiko dengan bijak sehingga modal tidak habis dalam satu perdagangan.

3. Menjaga Ketenangan dan Evaluasi Diri

Selama trading, penting untuk tetap tenang. Hal ini dapat dicapai dengan bertrading secara disiplin. Hindari pula mengambil keputusan impulsif berdasarkan emosi atau kegembiraan semata. Berikutnya, tinjau kembali kinerja secara rutin, baik dari segi keuntungan maupun psikologis, untuk terus memperbaiki diri.

Baca juga: Cara Kerja Day Trading dan Risiko yang Perlu Dipertimbangkan 

Kesalahan yang Kerap Dilakukan Trader

Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Trader (123rf.com)
Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Trader (123rf.com)

Kemampuan untuk mengendalikan diri adalah kunci terlibat dalam trading. Kamu juga perlu menghindari beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh trader, seperti berikut ini.

1. Menilai Kebutuhan Pengetahuan Secara Berlebihan

Belajar tentang trading memang penting, tetapi tidak perlu percaya bahwa hanya mereka yang sangat berpengetahuan yang bisa berhasil di dunia trading

Memperoleh pengetahuan tentang pasar melalui buku, seminar, dan sumber lainnya adalah baik, tetapi itu hanya sebatas faktor pendukung. Hal terpenting adalah menguasai psikologi trading, yang memungkinkanmu mengambil keputusan dengan bijak berdasarkan analisis tanpa tekanan berlebihan.

2. Berfokus pada Modal Besar

Salah satu anggapan yang salah adalah keyakinan bahwa perdagangan sukses hanya mungkin dilakukan dengan modal besar. Padahal, trading bukan hanya tentang ukuran modal, tetapi juga terkait kemampuan untuk melakukan transaksi dengan bijak. Kesalahan ini telah membuat banyak trader mengalami kerugian besar karena berlebihan dalam memanfaatkan modal.

3. Ketergantungan pada Robot

Terlalu mengandalkan sistem trading otomatis (robot) adalah kesalahan lain yang sering terjadi. Meskipun robot dapat memberikan data yang akurat, trading sebenarnya melibatkan pengamatan pasar, pengambilan peluang dari analisis, dan penentuan keputusan yang cerdas. 

Kemampuan manusia dalam mengendalikan emosi dan mengambil keputusan berdasarkan situasi juga sangat penting. Kesimpulannya, trading dapat dilakukan oleh siapa pun dan dapat menghasilkan keuntungan. 

Kunci keberhasilan terletak pada kemampuan untuk mengendalikan psikologi trading dengan baik, yang mencakup kemampuan untuk mengelola emosi dan membuat keputusan investasi yang tepat berdasarkan analisis. Hindari tergoda oleh potensi keuntungan besar dan selalu perhatikan kinerja perusahaan serta laporan keuangannya.

Baca juga: Ini Alasan Trading Saham di BMoney Lebih Praktis dan Menguntungkan 

Nah, setelah memahami psikologi trading, jangan lupa memulai trading saham secara mudah melalui aplikasi investasi saham dan reksa dana BMoney. Beragam fitur BMoney akan membantumu menemukan saham-saham yang sesuai dengan kriteria yang dimiliki, memantau secara real-time, hingga menghasilkan return optimal. 

Dengan BMoney, kamu juga bisa berinvestasi dengan mudah dan terjangkau mulai dari Rp10 ribu, sekaligus terjamin aman lantaran diawasi OJK. Yuk, segera download aplikasinya di Play Store atau App Store!

 

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!