Tips Menghindari Penipuan Robot Trading

Uji Agung Santosa

13 Desember 2022

Tips menghindari penipuan robot trading (123rf.com)
Tips menghindari penipuan robot trading (123rf.com)

Kamu yang baru terjun ke dunia trading mungkin masih awam dengan beberapa istilah, termasuk robot trading. Investor atau trader senior mungkin sudah bisa mengenali ciri-ciri robot trading. Namun, investor atau trader yang baru memulai kegiatan investasi atau trading harus mengenalinya dengan saksama agar terhindar dari robot trading bodong.

Lantas, apa itu robot trading dan bagaimana skema atau kasus robot trading yang biasa terjadi di Indonesia? Simak penjelasan dan tips mengatasinya di sini.

Pengertian Robot Trading

Pengertian robot trading yang perlu diketahui.
Pengertian robot trading yang perlu diketahui.

Robot trading adalah perangkat lunak yang dapat bekerja secara otomatis untuk melakukan monitoring pasar dalam pergerakan saham. Istilah ini dikenal juga dengan sebutan Expert Advisor (EA). Selain monitoring pasar, perangkat lunak tersebut juga dapat digunakan untuk melakukan kalkulasi peluang entry, menempatkan transaksi, dan melakukan manajemen risiko berdasarkan algoritma yang sudah ditanamkan di dalam program dasarnya.

Meski berjalan secara otomatis, sistem ini tetap harus dikendalikan oleh manusia. Oleh karena itu, orang yang bertugas mengendalikan robot tersebut haruslah mempunyai pengetahuan yang mumpuni terkait operasional robot trading dan instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Singkatnya, robot trading adalah robot yang dapat digunakan dalam trading untuk membantu investor atau trader dalam menganalisis pasar secara otomatis. Dengan alat bantu berisikan algoritma matematis ini, kamu sebagai trader dapat melakukan pengambilan keputusan jual-beli trading tanpa harus melakukan analisis secara manual.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick 1 Menit untuk Trading yang Menguntungkan

Dengan menggunakan robot trading, kamu dapat melakukan analisis teknikal berdasarkan parameter indikator tertentu selama 24 jam nonstop. Manfaat yang diperoleh dengan adanya alat bantu ini adalah trader tidak akan melewatkan peluang trading pada jam-jam istirahat.

Dengan parameter yang sudah tertanam, robot trading dapat memindai pasar, pergerakan pasar, dan mengambil keputusan secara cepat dan relatif tepat. Namun, penting untuk diketahui jika alat ini tidak akan menghindarkan investor atau trader dari potensi kerugian. Oleh karena itu, sebelum menggunakan robot trading, kamu harus terlebih dulu memahami mekanisme trading dan tingkat risiko yang mungkin dihadapi saat melakukan trading.

Skema dan Kasus Robot Trading di Indonesia
Skema dan Kasus Robot Trading di Indonesia

 

Sama halnya dengan robot atau alat bantu pada umumnya, robot trading juga memiliki kualitas yang berbeda-beda. Ada robot yang berkualitas baik dan ada juga yang tidak. Oleh karena itu, kamu perlu memilih robot trading yang dibuat oleh individu atau tim pengembang yang sudah berpengalaman dan tepercaya.

Robot trading berkualitas baik biasanya mampu melakukan backtesting atau uji algoritma pada kondisi pasar yang sudah lewat. Makin baik kualitasnya, makin menguntungkan juga penggunaan robot trading bagi penggunanya.

Sayangnya, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang mengalami kerugian akibat terjebak kasus robot trading bodong. Ada yang mengalami kerugian jutaan sampai triliunan rupiah hanya karena terbujuk dengan rayuan keuntungan besar yang ditawarkan pelaku usaha robot trading.

Baca juga: Swing Trading: Kelebihan, Kelemahan, dan Indikator

Rata-rata skema dalam kasus robot trading di Indonesia dilakukan dengan menggunakan skema ponzi atau skema piramida. Skema tersebut tentu saja termasuk ke dalam pelanggaran atas Pasal 9 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 70 Tahun 2019 tentang Permendag Distribusi Barang Langsung.

Mayoritas kasus penipuan robot trading di Indonesia dilakukan dengan cara merekrut anggota atau calon anggota baru dan meminta mereka untuk menyetor sejumlah uang dengan dijanjikan keuntungan yang menggiurkan. Makin banyak dana yang disetorkan, makin besar juga keuntungan yang diperoleh.

Dana yang diminta tersebut akan disetorkan ke dalam rekening dalam sistem robot trading. Setelah dana disetorkan, para trader akan diminta untuk mencari calon member baru untuk memperoleh keuntungan lain yang lebih besar. Skema ini akan berlangsung secara terus menerus sampai penggunanya kesulitan untuk melakukan pencairan dana.

Tips Menghindari Robot Trading Bodong

Tips menghindari robot trading bodong.
Tips menghindari robot trading bodong.

Saat ini, ada banyak perusahaan ilegal yang menawarkan robot trading dan transaksi di bidang perdagangan kepada masyarakat Indonesia yang berpotensi mengakibatkan kerugian. Oleh karena itu, penting bagi siapa pun untuk berhati-hati ketika mendapat penawaran dari para pelaku usaha robot trading.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu kamu lakukan agar terhindar dari robot trading bodong.

1. Hindari trading dengan keuntungan tetap

Sudah menjadi rahasia umum jika tingkat keuntungan yang diperoleh dari berinvestasi atau trading tidaklah mutlak. Kamu bisa saja mendapat keuntungan yang besar, tapi bisa juga mengalami kerugian yang tak kalah besarnya. Oleh karena itu, tidak ada satu pihak pun yang dapat menjamin tingkat keuntungan yang diperoleh dari investasi atau trading. 

Secanggih apa pun robot trading dan sehebat apa pun broker yang kamu pilih, tidak ada yang bisa menjamin tingkat keuntungan yang bisa kamu peroleh. Jadi, hal yang sangat tidak masuk akal jika kemudian ada pihak yang menawarkan jaminan keuntungan tetap dari setiap trading yang kamu lakukan. Jika kamu menemuinya, maka kamu perlu berhati-hati untuk mengambil langkah.

Baca juga: Memahami Apa Itu Order Book Saham dan Cara Membacanya

2. Hindari trading yang membatasi broker

Jika pihak penyedia trading membatasi broker tertentu untuk dipilih, maka kemungkinan besar broker tersebut akan melakukan praktik manipulasi trading agar kondisi harga pasar terlihat bergerak mengakomodasi kebutuhan trader untuk memperoleh target yang diharapkan. Hal ini biasanya dilakukan melalui transaksi-transaksi fiktif.

3. Hindari trading dengan spread rate jual beli valas yang jauh 

Cara lain yang biasa dilakukan robot trading bodong untuk menjebak penggunanya adalah dengan meniadakan opsi Telegraphic Transfer (TT) dolar ke dolar. Dengan skema tersebut, investor harus terlebih dahulu membeli dolar dari penyedia trading dengan harga yang jauh lebih mahal ketimbang harga normal.

Oleh karena itu, pastikan kamu memantau pergerakan harga pasar manual dan melakukan pengecekan secara detail terkait robot trading yang ditawarkan tersebut sehingga terhindar dari penipuan.

4. Hindari trading dengan robot fiktif

Jika kamu ditawari robot trading tanpa diberi penjelasan mengenai algoritma dan mekanismenya, maka kamu perlu curiga jika yang kamu temui adalah penyedia robot trading bodong. Pasalnya, penyedia robot yang benar akan terlebih dulu menjelaskan kinerja robot sebelum kamu menggunakannya. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui kualitas atau performa robot tersebut.

Baca juga: Mengenal Bearish Divergence dalam Trading dan Cara Membacanya

Itulah beberapa tips yang bisa kamu praktikkan untuk mengetahui apakah sebuah robot trading layak dipertimbangkan atau tidak. Selain itu, tentu kamu juga harus memperluas wawasanmu tentang investasi dan trading agar tidak mudah tertipu.

Nah, kamu yang ingin mengetahui berbagai macam instrumen investasi dan tips berinvestasi yang baik, bisa mengakses aplikasi investasi BMoney. Lewat aplikasi ini, kamu bisa berinvestasi mulai dari Rp10 ribu tanpa takut akan penipuan. Caranya, download aplikasinya di Play Store atau App Store.

 

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!