Cara Menentukan Tujuan Investasi dan Mewujudkannya

Uji Agung Santosa

10 Maret 2022

Ketahui tujuan investasi kamu di sini (Foto:123rf.com)
Ketahui tujuan investasi kamu di sini (Foto:123rf.com)

Tingginya tren investasi beberapa tahun belakangan ini, membuat banyak orang akhirnya ikut berinvestasi. Sayangnya, sejumlah orang hanya ikut-ikutan tanpa memiliki strategi dan tujuan investasi yang jelas.

Tujuan utama investasi memang mendapatkan keuntungan secara finansial. Hanya saja, tujuan investasi sebaiknya dibuat secara spesifik. Dengan begitu, kamu bisa menyiapkan strategi investasi yang lebih tepat. Tujuan investasimu pun bisa tercapai.

Dalam menentukan tujuan investasi, kamu bisa mulai dari membaginya berdasarkan waktu. Pertama, tujuan investasi jangka pendek. Lalu, kedua adalah tujuan investasi jangka panjang.

Yuk, simak cara menentukan tujuan investasi dengan baik dan langkah yang bisa kamu ambil untuk mencapainya.

Tujuan investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek biasa memiliki waktu kurang dari tiga tahun. Jenis instrumen investasi yang cocok untuk jangka pendek, di antaranya deposito, reksadana, atau saham.

Berikut ini adalah beberapa tujuan investasi jangka pendek:

1. Mempersiapkan biaya pernikahan

Ada kalanya, pernikahan menghabiskan uang yang relatif besar. Apalagi jika kamu sudah memiliki konsep pernikahan tertentu. Kamu bisa mengumpulkan dana dengan berinvestasi. Keuntungan yang kamu dapatkan bisa kamu jadikan tambahan biaya pernikahan.

2. Mendapatkan pemasukan tambahan

Kamu juga bisa menjadikan keuntungan investasi sebagai dana atau pemasukan tambahan. Dana ini bisa kamu gunakan untuk kehidupan sehari-hari atau membeli barang yang kamu perlukan.

Baca juga: Pengertian Manajer Investasi dan Tips Memilih yang Terbaik

3. Mengembangkan usaha

Investasi juga bisa digunakan untuk mengembangkan usahamu, lho. Saat berinvestasi, kamu akan mendapatkan return atau imbal hasil. Nah, imbal hasil ini dapat kamu jadikan tambahan modal bisnis yang sedang kamu jalankan.

4. Menjadikan investasi sebagai jaminan usaha

Jika kamu memiliki usaha, kamu juga bisa menjadikan investasi sebagai jaminan usaha. Misalnya, kamu dapat menanam modal pada pemasok bahan baku untuk produk yang kamu jual. Jadi, kamu tidak akan pernah kehabisan bahan baku.

Tidak hanya itu, harga produkmu pun dapat bersaing di pasaran. Hal ini dikarenakan, kamu dapat membeli bahan baku berkualitas dengan harga lebih rendah.

Baca juga: 15 Pertanyaan tentang Investasi yang Paling Sering Muncul dan Jawabannya

Tujuan investasi jangka panjang

Tujuan investasi jangka panjang
Tujuan investasi jangka panjang

Berbeda dari investasi jangka pendek, investasi jangka panjang biasa membutuhkan waktu di atas tiga tahun. Contoh investasi jangka panjang, yaitu properti, emas, saham, dan obligasi. Nah, berikut ini adalah tujuan investasi yang dilakukan dalam jangka panjang:

1. Mengumpulkan dana pensiun

Kamu mungkin sering mendengar cerita orang-orang yang kesulitan secara finansial selepas memasuki masa pensiun. Nyatanya, dana BPJS Ketenagakerjaan belum tentu cukup memenuhi kebutuhan di masa tuamu.

Agar kesejahteraan masa tua terjamin, kamu bisa mulai berinvestasi sejak muda. Dana investasi beserta imbal hasil yang terkumpul nantinya bisa kamu gunakan untuk keperluan di masa tua.

Baca juga: Mengenal Reksadana Saham dan Risiko-risikonya

2. Mempersiapkan dana pendidikan anak

Dana pendidikan tidaklah murah. Itu sebabnya, ketika mulai memiliki anak sebaiknya kamu mulai berinvestasi untuk mengumpulkan dana pendidikan.

Lakukanlah riset untuk mencari tahu kenaikan dana pendidikan setiap tahunnya. Lalu, pilihlah instrumen investasi dengan hasil imbal yang kira-kira dapat membantu mencapai target dana pendidikan untuk anakmu.

3. Melindungi nilai kekayaan dari inflasi

Nilai kekayaan kamu bisa saja menurun karena inflasi. Sayangnya, inflasi biasanya terjadi setiap tahun dan tidak bisa dihindari. Akan tetapi, kamu bisa melakukan cara untuk mencegah penurunan nilai aset. Caranya adalah dengan berinvestasi. Lalu, pilihlah instrumen investasi dengan return di atas nilai inflasi setiap tahunnya.

Baca juga: Apa Itu Investasi Bodong? Kenali Ciri dan Jenisnya di Sini 

Cara mencapai tujuan investasi

Cara mencapai tujuan investasi
Cara mencapai tujuan investasi

Jika sudah menentukan tujuan investasi, sekarang saatnya siapkan strategi untuk mewujudkannya. Berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk mencapai tujuan investasi:

1. Berusahalah untuk konsisten

Cara nomor satu adalah dengan disiplin berinvestasi. Kamu bisa menentukan besaran modal yang akan kamu gunakan untuk investasi dalam jangka waktu tertentu, misalnya tiap bulan. Setelah itu, cobalah untuk konsisten melakukan investasi. Dengan begitu, tujuan investasimu akan bisa terwujud sesuai waktu yang kamu tentukan.

Baca juga: Surat Perjanjian Investasi, Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

2. Evaluasi finansial secara berkala

Meski tujuan investasimu sudah jelas, kamu tetap perlu mengevaluasi keuanganmu secara berkala. Cara ini dapat menentukan apakah strategi investasi yang kamu ambil masih dalam jalur yang tepat atau perlu penyesuaian.

Ketika sudah menentukan tujuan investasi, pastikan kamu fokus dengan tujuanmu. Jadi, tiap langkah investasi yang kamu ambil akan selalu teratur dan terarah. Yuk, mulai investasi reksadanamu sekarang!

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!