Cara Pemadanan NIK dan NPWP, Simak Selengkapnya!

Daniel Esaputra Yoan

17 Januari 2024

Cara Pemadanan NIK dan NPWP, Simak Selengkapnya!
Cara Pemadanan NIK dan NPWP, Simak Selengkapnya!

Pemerintah melakukan perubahan signifikan dalam sistem perpajakan di Indonesia, yaitu dengan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi Wajib Pajak orang pribadi (WPOP). 

Dengan pemadanan NIK dan NPWP ini, pengurusan hak dan kewajiban pajak nantinya hanya memanfaatkan satu nomor identitas saja, sehingga masyarakat tak lagi perlu banyak ingat nomor identitas.

 

Nah kalau begitu, bagaimana sih proses pemadanan NIK menjadi NPWP? Apakah kamu sudah melakukannya? Simak selengkapnya disini!

Baca juga: Mengenal NPWP Pusat dan Bedanya dengan NPWP Cabang

Apa Itu Pemadanan NIK Menjadi NPWP?

Nomor Identifikasi Kependudukan (NIK) adalah kode identifikasi unik yang menandakan status kependudukan seseorang, sementara Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) digunakan untuk mengidentifikasi individu sebagai Wajib Pajak. 

Pemadanan NIK dengan NPWP adalah penyelarasan identitas penduduk dengan informasi pajak. Dengan menyelaraskan kedua jenis identifikasi ini, akan membuat administrasi perpajakan lebih efektif dan juga memastikan kepatuhan perpajakan dan keamanan data.

Mengapa Pemadanan NIK dan NPWP Penting?

Pemadanan NIK NPWP penting karena membantu menghindarkan kemungkinan kesalahan identitas,  memperkuat integritas dan akurasi data pajak, serta memastikan bahwa setiap wajib pajak memiliki NPWP yang valid dan terhubung dengan NIK secara akurat. 

Meminimalkan Potensi Kesalahan Identitas

Proses ini memastikan keakuratan data identitas dan nomor pokok wajib pajak, mencegah kesalahan yang dapat berdampak negatif pada pelaporan pajak dan transaksi keuangan.

Efisiensi Administrasi Pajak

Pemadanan ini mendukung kepatuhan perpajakan yang lebih ketat, memastikan bahwa setiap transaksi dan kewajiban pajak tercatat dengan benar. Dengan data yang terintegrasi, proses pemungutan pajak dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.

Baca juga: Memahami Pajak Reksa Dana, Besarannya, dan Cara Melaporkan

Cara Pemadanan NIK NPWP
Cara pemadanan NIK NPWP (SHUTTERSTOCK/ANDRIWAHYUDI)

Cara Melakukan Pemadanan NIK-NPWP

Berikut ini langkah-langkah melakukan pemadanan NIK dan NPWP. 

  1. Kunjungi situs pajak.go.id atau djponline.pajak.go.id.
  2. Silakan login dengan menggunakan NPWP/NIK dan password, isi juga kode keamanan.
  3. Setelah login, silakan pilih tab “Profil” lalu pilih menu “Data Profil“.
  4. Isi pada kolom NIK dengan menggunakan nomor yang tertera di e-KTP. Lalu, lakukan validasi.
  5. Jika data NIK sudah sesuai dengan data Dukcapil, maka akan muncul notifikasi berisi “Data Ditemukan“. Pilih OK untuk melanjutkan.
  6. Kemudian, periksalah pada tab yang lain, seperti ‘Data Lainnya’, ‘Data KLU’, hingga Anggota Keluarga. Cek apakah data-data yang tertera di dalamnya sudah benar atau ada data yang masih kosong. Silakan dilengkapi dan validasi, lalu tekan “Ubah Profil“.
  7. Selesai! Semua proses aktivasi validasi selesai.

Baca juga: Kode Harta Pajak Lengkap untuk SPT Orang Pribadi

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu memasukkan kode verifikasi atau informasi tambahan untuk menyelesaikan proses pemadanan. Pastikan untuk menyimpan dan mencetak bukti pemadanan sebagai catatan.

 

Sekarang Anda sudah mengerti mengenai pemadanan NIK dan NPWP. Jadi jangan lewatkan pemadanan NIK NPWP ini, agar tetap mengikuti peraturan pemerintah dan perpajakan Anda.

Bagi kamu yang ingin berinvestasi saham atau reksa dana secara aman dan menguntungkan, cari tahu caranya di aplikasi BMoney yang andal dan terpercaya. Yuk download aplikasinya disini. Selamat mencoba!

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!