Mengenal Indeks Keyakinan Konsumen, Pengertian dan Kondisi Terbarunya

Uji Agung Santosa

25 Oktober 2023

Pengertian Indeks Keyakinan Konsumen dan Kondisinya (123rf.com)
Pengertian Indeks Keyakinan Konsumen dan Kondisinya (123rf.com)

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) adalah indeks yang menunjukkan keyakinan konsumen Indonesia mengenai kondisi ekonomi saat ini dan bagaimana ekspektasi konsumen pada periode yang akan datang. Singkatnya, indeks keyakinan konsumen merupakan rata-rata sederhana dari indeks kondisi ekonomi saat ini dan indeks ekspektasi konsumen di masa datang.

 

Indeks Keyakinan Konsumen dihasilkan dari survei yang dilakukan Bank Indonesia setiap bulan. Pada Juni 2023, Indonesia memiliki IKK yang menurun ke level 127,1 dari sebelumnya 128,3 pada Mei 2023. Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap kondisi ekonomi di masa depan.

Meski demikian, Bank Indonesia (BI) melihat bahwa masyarakat Indonesia tetap optimis pada seluruh kategori pengeluaran. Secara triwulan, BI mencatat IKK triwulan II-2023 mengindikasikan optimisme konsumen semakin kuat dengan IKK di level 127,2 yang lebih tinggi dibandingkan dengan IKK pada triwulan I-2023 yang berada di angka 122,9.

Baca juga: Mengenal Fungsi OJK untuk Investor dan Lembaga Keuangan

Kenaikan indeks keyakinan konsumen ini didorong oleh persepsi konsumen terhadap indeks kondisi ekonomi (IKE) dan indek ekspektasi konsumen (IEK) selama triwulan II, terutama untuk komponen penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja saat ini.

Selanjutnya, BI juga mencatat adanya penurunan keyakinan konsumen dalam melakukan pembelian barang tahan lama (durable goods), terutama pada masyarakat yang memiliki pengeluaran kurang dari Rp5 juta.

Lantas, apa yang dimaksud dengan IKK dan bagaimana pengaruhnya terhadap pasar investasi? Simak penjelasan berikut.

Pengertian Indeks Keyakinan Konsumen

Pengertian Indeks Keyakinan Konsumen (123rf.com)
Pengertian Indeks Keyakinan Konsumen (123rf.com)

Seperti yang sudah sedikit disinggung di atas, Indeks Keyakinan Konsumen adalah indikator yang biasa digunakan untuk mengetahui perilaku konsumen rumah tangga terkait sejumlah faktor ekonomi yang berpengaruh terhadap pengambilan keputusan, terutama berkaitan dengan pengeluaran rumah tangga.

Indikator ini diperlukan oleh berbagai pihak karena dianggap mampu memberikan dampak menengah ataupun tinggi terhadap pergerakan mata uang di suatu negara. Tinggi rendahnya minat konsumen dalam berbelanja berpengaruh terhadap aktivitas bisnis dan industri di negara tersebut.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa indeks keyakinan konsumen memberikan dampak secara tidak langsung bagi laju pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Negara yang memiliki industri maju di dunia biasanya merilis data indeks kepercayaan konsumen setiap bulan dengan mengacu pada hasil survei yang dilakukan sebelumnya. Di Indonesia, survei terkait indeks ini mulai dilakukan sejak tahun 1999 oleh Bank Indonesia. 

Baca juga: Rekening Koran: Pengertian, Cara Mendapatkan, dan Fungsi Lengkapnya

Indeks Keyakinan Konsumen di Indonesia

Survei IKK di Indonesia menunjukkan bahwa keyakinan konsumen pada Agustus 2023 terpantau meningkat di seluruh kategori pengeluaran, kecuali pada responden dengan pengeluaran Rp3,1-4 juta.

Berdasarkan usia, keyakinan konsumen di seluruh kategori usia pada periode yang sama juga terpantau optimis. Secara spasial, sebagian besar kota di Indonesia mencatat peningkatan IKK dengan nilai tertinggi di Kota Palembang, Ambon, dan Semarang.

Sementara itu, angka IKE juga tercatat meningkat pada seluruh komponen pembentuknya, terutama pada Indeks Pembelian Barang Tahan Lama. Begitu juga dengan ekspektasi konsumen terhadap kondisi perekonomian negara selama enam bulan ke depan yang terpantau kuat.

Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) pada Agustus 2023 mencatatkan angka yang berada di zona optimis, yaitu lebih dari 100, tepatnya 135. Angka tersebut menguat dibandingkan dengan IEK pada bulan sebelumnya, yaitu 133,2.

Lebih lanjut lagi, survei yang dilakukan oleh BI ini juga menunjukkan penguatan pada ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depannya. Hal ini didukung oleh ekspektasi masyarakat terhadap kegiatan usaha dan ketersediaan lapangan kerja yang masing-masing berada di angka 137,4 dan 132,5 pada Agustus 2023.

Baca juga: Sama-Sama Penurunan Nilai Aset, Ini Beda Impairment dan Depresiasi

Pengaruh Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terhadap Investasi

Pengaruh Indeks Keyakinan Konsumen ke Investasi (Ilustrasi 123rf.com)
Pengaruh Indeks Keyakinan Konsumen ke Investasi (Ilustrasi 123rf.com)

Pada dasarnya, kenaikan angka IKK merupakan indikator bahwa kondisi ekonomi suatu negara terus bertumbuh. Angka pengeluaran konsumen yang meningkat menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat juga ikut meningkat. Semakin besar kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian dan stabilitas kerja, semakin banyak juga pembelian produk yang dilakukan.

Sebaliknya, jika indeks tersebut menurun, maka hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi negara sedang melemah. Ketika angka indeks terus menurun dalam jangka waktu yang cukup lama, konsumen biasanya akan lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran dan menjaga kemungkinan terburuk, yaitu kehilangan pekerjaan.

Dalam dunia bisnis, hal tersebut tentu saja akan berpengaruh terhadap berkurangnya stok produksi dan terhambatnya ekspansi bisnis. Untuk mencegah risiko akibat kondisi perekonomian yang memburuk, para pelaku bisnis akan mengurangi kegiatan produksi dan ekspansi bisnis mereka. Akibatnya, kinerja perusahaan akan menurun sehingga berdampak juga terhadap iklim investasi.

Baca juga: Mengenal Neraca Perdagangan dan Pengaruhnya pada Pasar Saham Indonesia

Dalam dunia investasi, para investor tentu akan mempertimbangkan saham yang diterbitkan oleh perusahaan dengan kinerja yang baik. Jika suatu emiten melakukan pengurangan kegiatan produksi dan ekspansi bisnis, maka hal tersebut juga akan berdampak terhadap tingkat permintaan atau pembelian saham dari emiten tersebut.

Dengan demikian, tingkat investasi atau pergerakan pasar investasi di suatu negara juga akan menurun jika angka IKK menurun. Hal ini tentu saja akan menjadi permasalahan serius bagi perekonomian negara jika tidak segera diantisipasi dan ditanggulangi.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian indeks keyakinan konsumen (IKK), bagaimana kondisi IKK di Indonesia, serta apa saja pengaruhnya bagi pasar investasi di dalam negeri.

Setelah mengetahui kondisi tersebut, bagaimana kepercayaan kamu terhadap kondisi perekonomian dan iklim investasi di Indonesia? Tentu kamu masih bersemangat untuk mengalokasikan sebagian uangmu dalam bentuk investasi kan?

Nah, agar lebih aman dalam menjalankan investasi, pastikan kamu menggunakan aplikasi investasi yang aman dan sudah diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Saat ini, sudah hadir berbagai media investasi yang bisa mempermudah siapa saja untuk berinvestasi kapan saja dan di mana saja. Salah satu aplikasi yang bisa kamu andalkan adalah BMoney

Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu bisa mengetahui profil risiko dan rekomendasi instrumen investasi yang tepat dengan modal mulai dari Rp10 ribu. Tertarik untuk mencobanya? Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store!

 

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!