Jelang Pilpres Februari, IHSG Siap Unjuk Gigi

Rafika Primadesti

05 Februari 2024

Jelang Pilpres Februari, IHSG Siap Unjuk Gigi
Jelang Pilpres Februari, IHSG Siap Unjuk Gigi

Menjelang Pemilihan Presiden bulan Februari, pasar modal Indonesia siap menghadapi tantangan dengan keberanian penuh. Dalam berita kali ini, kami akan membahas bagaimana suasana politik mempengaruhi iklim investasi dan ekonomi, dan apa yang bisa diantisipasi investor saat memasuki bulan penuh gejolak ini.

Baca juga: Mengenal NPWP Pusat dan Bedanya dengan NPWP Cabang

Mari kita eksplorasi bersama bagaimana IHSG bersiap untuk menunjukkan keberanian di tengah tantangan politik yang menghampiri.

 

Kilas Balik Bulan Lalu

Ekuitas Global Terapresiasi

Ekuitas global secara umum terapresiasi sepanjang bulan Januari, seiring dengan berkurangnya kekhawatiran investor terhadap persistensi inflasi dan potensi resesi. S&P 500 dan NASDAQ Composite menguat hingga 5,76% dan 7,71% sepanjang bulan. IHSG pun ditutup di zona hijau, naik 0,43% ke 7.239.

The Fed Mempertahankan Suku Bunga

Sesuai ekspektasi, The Fed mempertahankan suku bunganya di pertemuan perdananya tahun ini. Hanya saja, pidato yang menyertai membuat investor meyakini suku bunga baru akan diturunkan Mei. Sementara itu, perekonomian Tiongkok semakin rontok seiring dengan sektor properti yang semakin bobrok. Di dalam negeri, Pilpres 2024 pada bulan Februari menjadi katalis minat risiko tersendiri.

Imbal Hasil UST10Y Naik 10,40bps, Imbal Hasil INDOGB10Y Turun 7,20bps

Meskipun imbal hasil UST10Y naik 10,40bps ke 4,02%, imbal hasil INDOGB10Y turun 7,20bps ke 6,61%. Harga emas ANTAM naik 0,61% ke Rp1.151.000/gr, sementara IDR menguat 0,23% terhadap USD ke Rp15.731. Harga batubara turun 11,38% menjadi US$116,0/MT, sementara harga minyak mentah WTI naik 0,30% menjadi US$72,4/bbl.

Baca juga: 10 Cara Mendapat Uang dari YouTube, Silahkan Coba!

BNP Paribas DJIM Global Technology Titans 50 Syariah USD

BNP Paribas DJIM Global Technology Titans 50 Syariah USD menjadi reksa dana dengan kinerja paling moncer di universe BMoney pada bulan Januari, dengan kenaikan mencapai  4,74%. Di kelompok reksa dana IDR, Ashmore Dana Ekuitas Nusantara (+2,92%) yang berkapitalisasi besar tumbuh paling pesat, diikuti oleh Bahana Primavera 99 Kelas G (+2,65%). Tren bullish ini didorong oleh bank-bank besar: BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI.

Outlook Bulan Ini

S&P 500 Optimis di Februari

Investor optimis S&P 500 dapat melanjutkan penguatannya di bulan Februari. Menambah optimisme investor, The Fed telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam mengontrol inflasi dalam dua tahun terakhir, yang berarti The Fed siap untuk mulai menurunkan suku bunga pada semester I-2024.

Menjelang Pilpres Indonesia

Di Indonesia, tak terasa Pilpres tinggal menghitung hari. Investor memantau dengan cermat situasi ini, dan mengharapkan pemerintah menjaga kondisi memadai guna menghindari foreign outflow berarti.

Berita Emiten Terkini

BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membidik lebih dari Rp1 triliun dari hasil penjualan ORI025.

BIRD

PT Blue Bird Tbk (BIRD) menganggarkan alokasi belanja modal sebesar Rp2 triliun hingga Rp2,5 triliun.

Baca juga: 1 Lot Berapa Lembar Saham? Berikut Penjelasan dan Cara Menghitungnya

BAIK

PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) telah menetapkan harga saham sebesar Rp278 dalam Initial Public Offering pengelola restoran Ayam Goreng Nelongso tersebut.

HKMU

PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) menyampaikan progres restrukturisasi dan pembayaran utang entitas anak HKMU, yaitu PT Karya Bumimas Persada (KBP) kepada PT Bank BTPN Tbk (BTPN), dengan nilai outstanding pinjaman saat ini sebesar Rp 17,68 miliar.

Kinerja Aset Pekan Lalu

Kinerja Aset Pekan Lalu 1
Kinerja Aset Pekan Lalu 1
Kinerja Aset Pekan Lalu 2
Kinerja Aset Pekan Lalu 2

Baca juga: Pemula Wajib Tahu! Ini Arti Bid dan Ask dalam Investasi Saham

Kalender Ekonomi Pekan Ini

Senin
07:00: Pidato Jerome Powell
12:00: PDB Indonesia
21:45: PMI Jasa Global S&P AS
22:00: PMI Non-Manufaktur ISM AS

Selasa
10.30: Suku Bunga Australia

Rabu
11.00: Cadangan Devisa Indonesia
22.30: Crude Oil Inventories AS
20.30: Neraca Dagang AS

Kamis
Hari Libur Bursa Indonesia
01.00: Lelang Obligasi 10-Tahun AS
03.30: Kredit Konsumen AS
10.00: IKK Indonesia
20.30: Initial Jobless Claims AS

Jumat
Hari Libur Bursa Indonesia
01.00: Lelang Obligasi 30-Tahun AS
14.00: Inflasi Januari Jerman

Baca juga: Wall Street Bergelora, Reksa Dana USD Berjaya

Strategi Investasi Bulan Ini

Pada kondisi pasar yang penuh euforia dan reaktif menjelang prospek penurunan suku bunga, volatilitas menjadi tren utama. Pemantauan indikator-indikator ekonomi utama seperti NFP, klaim pengangguran awal, dan tingkat pengangguran serta PCE atau CPI AS tetap penting untuk dilakukan.

Dengan Pilpres yang akan dilangsungkan dalam dua pekan dan sikap The Fed yang tidak terlalu dovish, investor dapat kembali ke mode wait and see. Untuk itu, diversifikasi tetap menjadi kunci mengarungi bulan Februari ini.

Rekomendasi Produk BMoney

(Performa YTD per 2 Februari 2024)

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Ashmore Dana Obligasi Nusantara +3,55%
BNP Paribas Omega +3,08%

Reksa Dana Campuran

Schroder Dynamic Balanced Fund +5,79%

Reksa Dana Saham

Batavia Dana Saham +6,27%

Reksa Dana Indeks

BNP Paribas Titans 50 Syariah USD +15,08%
 
 

Baca juga: Gain-Z: Belajar Trading Saham dengan Seru dan Tanpa Risiko!

Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak mencerminkan proyeksi kinerja yang akan datang. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Investasi reksa dana mengandung risiko, pelajari sebelum berinvestasi.

Artikel menarik lainnya

reksadana_hero_image

Selalu update bareng komunitas investor BMoney!